BANDUNG,netiz.id — Komisi III DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) baru-baru ini mengadakan kunjungan kerja ke Jawa Barat dalam upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antar daerah. Jum’at (10/3/23)
Kunjungan ini terutama berkaitan dengan penanganan pasca bencana dan pembangunan jalan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) yang menyoroti pembangunan infrastruktur di tingkat daerah.
Kunjungan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, yang juga dihadiri oleh Ketua Komisi III, Sony Tandra, serta sejumlah anggota komisi lainnya. Dalam kesempatan ini, Sony Tandra memuji upaya Pemerintah Jawa Barat dalam menangani pasca bencana dan menyatakan bahwa kesamaan karakteristik bencana antara Jawa Barat dan Sulteng menjadi inspirasi bagi Sulteng untuk belajar dari pengalaman Jabar.
Sony Tandra juga mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan belanja tidak terduga (BTT) yang mengalami prosedur yang panjang. Ia menyoroti perlunya percepatan dalam pengambilan Dana BTT untuk penanganan bencana yang harus berlangsung dengan cepat.
Pada kunjungan ini, juga dibahas tentang pembebasan tanah pasca bencana di Sulteng yang melibatkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT). Ini menjadi masalah karena kepemilikan tanah yang tumpang tindih di daerah tersebut.
Selain itu, Sony Tandra menanyakan bagaimana Pemerintah Jabar akan mengatasi permasalahan alokasi anggaran sekitar Rp1 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan jalan di Sulteng.
Sekretaris BPBD, Janar, menjelaskan bahwa penanganan bencana harus merujuk pada UU Nomor 24 tahun 2007, yang mencakup tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana. Janar juga menyoroti pentingnya pemahaman dokumen pra bencana dalam penanganan bencana.
Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Kawira, menekankan peran kepala daerah dalam menentukan status bencana. Selain itu, dalam kunjungan ini dibahas tentang paradigma, kebijakan, dan komitmen kepala daerah dalam melaksanakan UU No. 24/2007 tentang penanganan bencana.
Kesimpulannya, kunjungan ini membahas sejumlah permasalahan terkait penanganan bencana dan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tengah, dengan fokus pada pembelajaran dari pengalaman sukses Jawa Barat dalam penanganan pasca bencana dan alokasi anggaran pembangunan jalan. Demikian Politisi NasDem Sulteng. (TIM)




