Menu

Mode Gelap

Daerah · 16 Okt 2025

DPRD Sulteng Dukung Pengembangan UMKM Lewat Karya Kreatif Sulteng 2025


					Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, SE, menghadiri Opening Ceremony Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Sriti Convention Hall Palu, Rabu (15/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, SE, menghadiri Opening Ceremony Karya Kreatif Sulawesi Tengah (KKST) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Sriti Convention Hall Palu, Rabu (15/10/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah mendukung langkah Bank Indonesia dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan () Tahun 2025.

Ketua DPRD Sulteng yang diwakili Anggota DPRD Henri Kusuma Muhidin, SE, menghadiri Opening Ceremony yang digelar di Sriti Convention Hall Palu, Rabu (15/10/25). Kegiatan ini mengusung tema “Mendorong Komoditas Unggulan: UMKM Tangguh, Berdaya Saing, dan Mendunia.”

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Hafid, M.Si, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Anggota Komisi XI H. Muhidin M. Said, serta sejumlah tokoh masyarakat, UMKM, dan jajaran perbankan se-Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.

“Kami ingin memperluas akses pembiayaan bagi UMKM agar dapat kelas dan bersaing di pasar global,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Henri Kusuma Muhidin menyampaikan tinggi kepada Bank Indonesia atas penyelenggaraan kegiatan KKST 2025 yang dinilai mampu mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah.

“KKST adalah bentuk nyata kolaborasi strategis antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM,” ujar Henri.

Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar dari sektor pertanian, perikanan, hingga kerajinan lokal. Dengan inovasi, digitalisasi, dan perluasan jaringan pasar global, potensi tersebut bisa menjadi kekuatan ekonomi baru yang membanggakan daerah.

Henri berharap kegiatan KKST tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekosistem UMKM di Sulteng melalui sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas kreatif.

“Kami ingin melahirkan UMKM yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Kegiatan Karya Kreatif Sulawesi Tengah 2025 menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga keuangan, pemerintah, dan DPRD dapat menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah