PALU,netiz.id — Sekretariat DPRD Sulteng, bekerja sama dengan KPK RI, sukses menyelenggarakan Sosialisasi Mekanisme Penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) Tahun 2025 di Palu.
Kegiatan yang digelar di BallRoom Silae Hotel, Palu, pada Kamis (23/11/23) dibuka oleh Asisten I Pemprov Sulteng, Dr. Fachruddin Yambas, M.Si, dan dihadiri oleh pejabat serta anggota DPRD Sulteng.
Dalam acara tersebut, narasumber dari KPK RI, Basuki Haryono, serta para ahli seperti Drs. Rooy Jhon Erasmus Salamony dan Dr. Sandra Tobondo, memberikan materi terkait Kamus Pokir dan aspek-aspek kunci dalam pembangunan daerah.
Wakil Ketua I DPRD Sulteng, HM Arus Abdul Karim, menekankan pentingnya penyamaan persepsi untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Dalam sesi tanya jawab, anggota DPRD, seperti Sony Tandra, menyuarakan pertanyaan kritis terkait ketidaksesuaian usulan dan kekhawatiran hilangnya kepercayaan masyarakat. Basuki Haryono menjelaskan bahwa Kamus Pokir bertujuan untuk menghindari tumpang tindih program dan memprioritaskan pembangunan daerah.
Wakil Ketua I DPRD Sulteng berharap sosialisasi ini akan diikuti dengan rapat kerja bersama antara DPRD dan eksekutif, sebagai langkah positif menuju kemajuan yang lebih baik, dan pandangan ini disetujui oleh Sekprov Sulteng, Novalina. (TIM)




