DONGGALA,netiz.id – Anggota DPRD Donggala, Hermin, menyoroti pengelolaan lahan parkir dan arus lalu lintas di Pasar Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa. Ia menegaskan bahwa lahan parkir di kawasan tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menambah pendapatan daerah, meskipun dalam jumlah kecil.
Menurut Hermin, kondisi lahan parkir saat ini masih belum optimal, bahkan kerap menjadi becek saat hujan turun. Padahal, di sepanjang Loli Raya terdapat beberapa perusahaan batu pecah atau galian C yang bisa dimintai kontribusi untuk menimbun lahan dengan abu batu.
“Banyak perusahaan batu pecah atau galian C yang bisa dimintai kontribusi untuk menimbun lahan tersebut. Kalau dinas terkait segan, nanti saya yang turun langsung,” tegas anggota Fraksi NasDem DPRD Donggala itu saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (29/03/25)
Hermin mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait pengelolaan lahan parkir tersebut. Namun, Disperindag menyebut bahwa lahan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub).
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Donggala, Happy Handayani Noor, mengakui bahwa pihaknya mengalami kendala dalam mengelola lahan parkir tersebut, salah satunya adalah keterbatasan anggaran untuk pengerjaan rabat beton.
“Luas lahan itu sekitar 2 hektare. Kami sebenarnya sudah menganggarkan dana, tetapi anggarannya ditarik kembali karena kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun, saya sudah mengusulkan kepada Bappeda agar tetap dianggarkan, meskipun hanya untuk pengerjaan rabat beton seluas 1/2 hektare,” ujarnya.
Dishub Donggala juga telah melakukan operasi penertiban lahan parkir pasar bersama Polsek Banawa guna mengarahkan kendaraan agar parkir di lokasi yang telah disediakan. Namun, Happy mengakui bahwa setelah operasi selesai, pengendara kembali memarkir kendaraan mereka di bahu jalan depan pasar, yang menyebabkan kemacetan di jalur trans.
Lebih lanjut, Happy menyatakan siap menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPRD Donggala terkait permasalahan ini. Ia juga mendukung inisiatif anggota dewan yang berencana meminta kontribusi dari perusahaan batu pecah atau galian C untuk menimbun lahan parkir dengan abu batu.
“Saya sangat mendukung inisiatif Ibu Dewan. Jika memungkinkan, saya juga berharap ada pengawalan terhadap anggaran untuk pengerjaan rabat beton lahan parkir ini, meskipun hanya untuk 1/2 hektare,” pungkasnya. (KB)




