Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Jan 2026

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik


					Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti apel pagi perdana tahun 2026 di halaman kantor Dispusaka Sulteng, Palu, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti apel pagi perdana tahun 2026 di halaman kantor Dispusaka Sulteng, Palu, Senin (12/01/26). FOTO: istimewa

,netiz.id (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah mengawali tahun 2026 dengan penegasan komitmen terhadap kedisiplinan aparatur dan peningkatan kualitas publik. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pagi perdana yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispusaka , Siti Rachmi Amir Singi, Senin (12/01/26).

Apel hari kerja pertama tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan dimaknai sebagai momentum evaluasi dan penyegaran (reset) kinerja organisasi. Dalam arahannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif seluruh aparatur dalam menjaga kualitas pelayanan dan citra institusi.

Ia mengingatkan bahwa organisasi merupakan satu kesatuan sistem. Ketika terdapat pegawai yang mengabaikan atau tidak menjalankan tugas secara optimal, maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh unit kerja dan berpengaruh pada kinerja pelayanan kepada .

Dalam kesempatan tersebut, Kepala menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus kerja sepanjang tahun 2026. “Di antaranya adalah optimalisasi Indeks Kinerja Individu (IKI) agar kinerja setiap pegawai lebih terukur dan berorientasi pada hasil, serta penguatan kedisiplinan digital melalui sistem presensi BKin sebagai indikator dasar integritas aparatur,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, evaluasi kinerja tahun sebelumnya juga menjadi perhatian, guna memastikan kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang dan capaian positif dapat terus ditingkatkan. “Peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang perpustakaan dan kearsipan ditegaskan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.

Siti Rachmi Amir Singi juga menyoroti pentingnya kesadaran akan konsekuensi kolektif. Ia menegaskan bahwa pelanggaran disiplin oleh individu tidak hanya berdampak pada yang bersangkutan, tetapi turut memengaruhi penilaian kinerja seluruh di lingkungan Dispusaka .

Melalui penegasan tersebut, Dispusaka Sulteng diharapkan mampu membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan saling mengingatkan, sehingga dapat berkontribusi optimal dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Tengah yang cerdas dan tertib administrasi. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah