PALU,netiz.id — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Provinsi Sulawesi Tengah mengawali tahun 2026 dengan penegasan komitmen terhadap kedisiplinan aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komitmen tersebut ditegaskan dalam apel pagi perdana yang dipimpin langsung oleh Kepala Dispusaka Sulteng, Siti Rachmi Amir Singi, Senin (12/01/26).
Apel hari kerja pertama tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan dimaknai sebagai momentum evaluasi dan penyegaran (reset) kinerja organisasi. Dalam arahannya, Kepala Dinas menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif seluruh aparatur dalam menjaga kualitas pelayanan dan citra institusi.
Ia mengingatkan bahwa organisasi merupakan satu kesatuan sistem. Ketika terdapat pegawai yang mengabaikan aturan atau tidak menjalankan tugas secara optimal, maka dampaknya akan dirasakan oleh seluruh unit kerja dan berpengaruh pada kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dispusaka Sulteng menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi fokus kerja sepanjang tahun 2026. “Di antaranya adalah optimalisasi Indeks Kinerja Individu (IKI) agar kinerja setiap pegawai lebih terukur dan berorientasi pada hasil, serta penguatan kedisiplinan digital melalui sistem presensi BKin sebagai indikator dasar integritas aparatur,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, evaluasi kinerja tahun sebelumnya juga menjadi perhatian, guna memastikan kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang dan capaian positif dapat terus ditingkatkan. “Peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang perpustakaan dan kearsipan ditegaskan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.
Siti Rachmi Amir Singi juga menyoroti pentingnya kesadaran akan konsekuensi kolektif. Ia menegaskan bahwa pelanggaran disiplin oleh individu tidak hanya berdampak pada yang bersangkutan, tetapi turut memengaruhi penilaian kinerja seluruh ASN di lingkungan Dispusaka Sulawesi Tengah.
Melalui penegasan tersebut, Dispusaka Sulteng diharapkan mampu membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan saling mengingatkan, sehingga dapat berkontribusi optimal dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sulawesi Tengah yang cerdas dan tertib administrasi. (KB/*)




