DONGGALA,netiz.id — Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Donggala berencana untuk memproyeksikan layanan bus angkutan bagi para pegawai yang belum memiliki kendaraan dan berdomisili di kota Palu.
Dinas Perhubungan akan menyediakan angkutan murah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal di kota Palu, dengan tujuan mendukung mobilitas ASN dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berencana memberikan layanan bus angkutan kepada para pegawai yang tinggal di kota Palu dan belum memiliki kendaraan pribadi. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Donggala,” ujar Happy Noor Handayani, diruang kerjanya. Kamis Kemarin (24/8/23)
Dalam program ini, Kata Happy, Dishub akan menggunakan dua mobil bus yang tidak terpakai untuk mengangkut ASN dari Palu ke Donggala. Namun, sebelum implementasi, kondisi kedua mobil akan diperiksa untuk menentukan layak atau tidaknya digunakan kembali. Dua unit mobil bus tersebut sebelumnya telah lama tidak digunakan setelah digunakan untuk mengantar anak-anak sekolah.
“Dishub telah kerjasama dengan Dishub provinsi dan telah menghasilkan dukungan dalam bentuk bantuan dua unit bus. Program angkutan murah ini akan menerapkan pembayaran bulanan, dengan rencana melibatkan pembentukan koperasi sebagai pelaksana teknis angkutan murah,” Demikian Mantan Kadis Perkimtan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Donggala, Rustam Effendi, memberikan tanggapan positif terhadap program ini. “Kami mendukung penuh program angkutan murah ini, yang diharapkan tidak hanya mendukung mobilitas ASN, tetapi juga memberikan kontribusi pada sektor pariwisata pada akhir pekan.”
Program angkutan murah khusus ASN ini direncanakan akan diluncurkan tahun depan, dengan layanan operasional dari Senin hingga Jumat. Pada akhir pekan, program ini akan dialihkan untuk melayani objek wisata lokal. Dengan langkah inovatif ini, Dinas Perhubungan Donggala berharap dapat mencapai target PAD yang ditetapkan dan merangsang pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. Demikian Sekda Donggala. (KB)




