Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Agu 2024

Disdik Sulteng Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Guru Melalui Sertifikasi


					Kadisdik Sulteng, Yudiawati Vidiana bersama Anggota DPR RI, Sakinah Aljufri, perwakilan dari Balai Guru Penggerak. photo: netiz.id (Akib). Perbesar

Kadisdik Sulteng, Yudiawati Vidiana bersama Anggota DPR RI, Sakinah Aljufri, perwakilan dari Balai Guru Penggerak. photo: netiz.id (Akib).

PALU,netiz.id — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah, Kepala (Kadisdik) Yudiawati Vidiana menegaskan pentingnya sertifikasi guru. Pernyataan ini disampaikannya dalam sambutan pada Pendidikan dan Permendikbud Ristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang berlangsung di Palu pada Rabu, (28/08/24). Acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisi 10 , Sakinah Aljufri.

Yudiawati menyoroti Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan yang dirancang untuk menyiapkan lulusan S1 Kependidikan serta S1 atau D4 Non-Kependidikan dengan kompetensi guru sesuai standar nasional pendidikan. Calon yang berhasil dalam PPG tahun 2024 akan mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan selama dua semester. Program ini ditujukan bagi sarjana tanpa pengalaman mengajar untuk membentuk guru yang kompeten.

“Guru yang berhasil lulus uji kompetensi PPG akan menerima sertifikat pendidik dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG. Sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas guru dan mendukung karir profesional mereka di sekolah negeri maupun swasta. Pemerintah, melalui Kemendikbud dan Kemenpan RB, memberikan penuh dalam pengembangan karir guru lulusan PPG,” paparnya

Yudiawati juga mengungkapkan bahwa di masih terdapat sekitar 1.000 guru yang belum terdaftar di NUPTK dan 800 guru yang belum tersertifikasi. “Ini adalah bagian dari perjuangan kami di . Pada tahun 2025, kami akan melakukan pendampingan bagi calon guru yang akan mengikuti PPG,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah juga akan memberikan kesempatan bagi tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, guna meningkatkan kompetensi mereka. Yudiawati berharap dengan adanya Peraturan Daerah tentang Pendidikan yang baru disahkan, alokasi anggaran pendidikan dapat lebih maksimal untuk mendukung peningkatan kualitas tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Yudiawati menekankan bahwa akhlak dan karakter guru sangat penting, selain kompetensi. “Meskipun kemampuan menulis dan keterampilan sudah baik, jika akhlak dan karakter belum sesuai, hal ini akan menjadi kendala dan tantangan bagi Bapak/Ibu untuk menjadi teladan yang baik bagi peserta didik,” pungkasnya. (KB)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG
Trending di Daerah