PALU,netiz.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan Workshop untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya Imunisasi Polio dan Vaksin IPV 2. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Jazz pada hari Rabu (17/07/24).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulteng, Jumriani Djunus, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pengetahuan masyarakat tentang Polio dan manfaat Imunisasi Polio serta Vaksin IPV 2. Vaksin ini diberikan untuk melindungi anak-anak dari virus Polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen.
“Masyarakat perlu memahami pentingnya Polio Vaksin. Vaksin ini diberikan dua kali, dengan jarak 4-5 bulan antara penyuntikan pertama dan kedua. Penyuntikan kedua dilakukan bersamaan dengan pemberian vaksin campak,” jelas Jumriani.
Jumriani juga menekankan bahaya penyakit Polio, terutama bagi anak-anak. Polio dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan permanen yang tidak dapat disembuhkan.
“Anak-anak yang terkena Polio bisa mengalami kelumpuhan pada salah satu kakinya dan tidak dapat digerakkan. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan,” tegas Jumriani.
Oleh karena itu, Jumriani mengajak seluruh masyarakat untuk melindungi anak-anak mereka dengan memastikan mereka mendapatkan Imunisasi Polio dan Vaksin IPV 2 sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
“Mari kita jaga kesehatan anak-anak kita dengan memastikan mereka mendapatkan imunisasi lengkap, termasuk Imunisasi Polio dan Vaksin IPV 2,” pungkas Jumriani.
Workshop ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan perwakilan media. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat tentang Polio dan pentingnya Imunisasi Polio dan Vaksin IPV 2 dapat meningkat, sehingga dapat membantu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Polio di Sulteng. (Dg)




