Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Jun 2025

Dinas Pendidikan Sulteng Tanggapi Tuduhan Tak Adil pada SMK Bina Bakat Palu


					Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana. FOTO: istimewa Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, menegaskan bahwa penghentian akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk SMK Bina Bakat Kartika Masse Palu bukan keputusan sepihak, melainkan hasil dari serangkaian evaluasi dan pemantauan lapangan yang didukung regulasi Kementerian Pendidikan.

Penegasan tersebut disampaikan melalui siaran pers resmi pada Kamis (05/06/25), merespons pemberitaan yang menuduh SMK Bina Bakat diperlakukan tidak adil dan menjadi kebijakan yang merugikan semangat program CERDAS.

“Sejak 2021 kami telah melakukan pemantauan dan menemukan ketidaksesuaian data dengan kondisi di lapangan,” ujar Yudiawati. 

dinas pendidikan meliputi tidak adanya kegiatan belajar mengajar saat , jumlah siswa jauh di bawah syarat minimal penerima dana BOS, dan manajemen administrasi yang lemah.

Monitoring Januari menunjukkan hanya 8-19 siswa dari 46 yang dilaporkan. Kunjungan berikutnya pada 2023 dan 2024 juga mengungkap tidak adanya proses KBM dan fakta bahwa gedung sekolah bukan milik , melainkan milik pihak lain.

Meski Dinas Pendidikan telah menawarkan solusi, termasuk pengalihan siswa ke sekolah lain yang memenuhi syarat, pihak SMK Bina Bakat menolak. 

Menanggapi tudingan fitnah dari Kepala Sekolah SMK Bina Bakat, Yudiawati menyayangkan sikap tersebut dan mengingatkan bahwa Dinas hanya menjalankan tugas sesuai demi menjaga mutu dan akuntabilitas pendidikan di Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan, sekolah yang selama beberapa semester berturut-turut tidak melakukan sinkronisasi data dan tidak menjalankan proses belajar mengajar sesuai ketentuan dapat dinyatakan tidak aktif dalam sistem.

Dengan klarifikasi ini, Dinas Pendidikan berharap dapat memahami permasalahan secara objektif dan tidak terpengaruh opini yang menyimpang. Pemerintah Provinsi tetap berkomitmen menjalankan program BERANI CERDAS secara adil, dengan syarat semua satuan pendidikan memenuhi standar yang berlaku. (*)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah