PALU,netiz.id — Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Tengah, Ucu Susanto, angkat bicara menanggapi isu yang menyebut adanya desakan reshuffle terhadap Fathur Razaq dari posisinya sebagai Bendahara Umum BPD HIPMI Sulteng. Ia menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.
Dalam keterangannya, Ucu menyebut Fathur sebagai salah satu kader paling aktif dan berdedikasi yang dimiliki HIPMI Sulteng saat ini. Ia menilai, peran Fathur sangat besar dalam mendukung berbagai sektor pembangunan, terutama di bidang kepemudaan dan ekonomi kerakyatan.
“Setiap kegiatan yang beliau dukung, nama HIPMI selalu melekat. Baik di event kewirausahaan, olahraga, seni, maupun otomotif. Ini bukan sekadar loyalitas, tetapi bukti nyata kader yang bekerja, bukan hanya hadir secara formalitas,” ujar Ucu, Minggu (16/06/25).
Lebih lanjut, Ucu mengungkapkan bahwa Fathur kerap turun langsung ke lapangan, tidak hanya dalam kapasitas organisasi, tetapi juga dengan kontribusi pribadi. Salah satunya adalah dengan membantu dua mahasiswa di Kota Palu merintis usaha, serta menginisiasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kabupaten Sigi dengan dana pribadi.
“Justru kita butuh kader seperti Fathur. Ia bekerja senyap, tapi dampaknya besar. Ia layak diberi apresiasi dan dijadikan contoh bagi kader HIPMI lainnya. Bahkan, menurut saya, sangat pantas dipersiapkan menjadi pemimpin HIPMI ke depan,” tegasnya.
Ucu juga mengingatkan agar dinamika internal organisasi tidak dijadikan alat untuk menyerang pribadi. Ia menekankan pentingnya menilai kader berdasarkan rekam jejak dan kontribusi nyata, bukan berdasarkan opini atau kepentingan sesaat.
“Kalau ukurannya keaktifan, Fathur adalah salah satu kader paling aktif saat ini. Jangan sampai karena manuver politik internal, HIPMI justru kehilangan figur muda yang potensial dan penuh dedikasi,” tutup Ucu. (KB/*)




