PALU,netiz.id — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan masyarakat Sulawesi Tengah. Sebanyak 1.000 paket abon ikan dikirimkan untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan banjir bandang di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Bantuan tersebut disalurkan melalui tim relawan hasil kolaborasi Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma), Salimah Indonesia, dan HNI. Pelepasan relawan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Lobby Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (09/01/26).
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai lembaga dalam aksi kemanusiaan tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas organisasi menjadi kekuatan penting dalam merespons bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Hari ini saya bersama Yakesma, Salimah Indonesia, dan HNI melepas relawan yang akan menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera Utara yang terdampak banjir bandang. Mereka membawa 1.000 paket abon ikan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Menurut Gubernur, bantuan pangan seperti abon ikan sangat dibutuhkan oleh korban bencana karena praktis, bergizi, dan mudah didistribusikan di lokasi terdampak.
Ia juga mengapresiasi kerja kolaboratif yang terbangun antara Yakesma, Salimah Indonesia, dan HNI dalam mendukung aksi kemanusiaan tersebut.
“Ini adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat membantu pemulihan warga terdampak banjir sekaligus memperkuat solidaritas antarwilayah, dari Sulawesi Tengah untuk Sumatera. (KB/*)




