Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Feb 2025

Buruh PT OSMI Meninggal Tertimpa Material 150 Kg


					Tempat kejadian salah satu karyawan tewas tertimpa material. FOTO: Tangkapan Layar Perbesar

Tempat kejadian salah satu karyawan tewas tertimpa material. FOTO: Tangkapan Layar

MOROWALI,netiz.id — Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan PT , Morowali. Seorang PT OSMI, Marjan Daud, dikabarkan saat bekerja pada Minggu, (16/02/25). ini dikonfirmasi oleh Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (SPIM-KPBI) melalui rilis resminya.  

Menurut keterangan SPIM-KPBI, Marjan Daud merupakan anggota Serikat Pekerja SPIM-KPBI yang tergabung dalam PUK PT OSMI di bidang advokasi. Ia mengalami kecelakaan kerja fatal di Departemen Feronikel, Divisi Molding PT OSMI sekitar pukul 09.30 WITA.  

Berdasarkan kejadian, saat itu korban sedang melakukan pembersihan HB atau cairan mate yang mengeras pada londer, yakni jalur cairan. Marjan mendorong HB di ujung londer seorang diri menggunakan tangan. Namun, kaus tangan yang dikenakannya tersangkut pada HB seberat sekitar 150 kilogram, yang kemudian menimpa bagian kanan kepalanya.  

Ketua Harian SPIM-KPBI, Komang Jordi Segara, menyoroti bahwa kecelakaan kerja fatal seperti ini sering terjadi akibat lemahnya sistem keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 di , tanpa adanya upaya pembenahan yang serius dari pemilik kawasan, yakni PT IMIP.  

“Saya melihat tidak ada langkah konkret dari pihak manajemen karena selalu saja ada buruh yang menjadi korban akibat aktivitas produksi,” ujarnya.  

Ia juga menilai perusahaan telah gagal dalam menerapkan sistem keselamatan kerja, bahkan menyebutnya sebagai bentuk genosida terhadap buruh akibat amburadulnya sistem K3. Lebih parahnya, kata Komang, hanya beberapa jam setelah tersebut, proses produksi tetap berjalan seperti biasa.  

SPIM-KPBI menegaskan akan mengusut dan mengawal kasus ini. Pada 18 Februari 2025, organisasi tersebut berencana menggelar aksi di kawasan PT IMIP serta mendorong kasus ini ke tingkat . Mereka juga akan menggandeng KPBI untuk melakukan aksi di kantor PT IMIP di guna menuntut keadilan bagi para buruh.  

Kecelakaan kerja yang terjadi di PT IMIP ini kembali menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang lebih ketat demi melindungi para pekerja dari risiko fatal di lingkungan industri. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 436 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah