MOROWALI,netiz.id — Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas menghadiri kegiatan halal bi halal bersama masyarakat Kecamatan Menui Kepulauan, Minggu (06/04/25). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja di wilayah kepulauan.
Dalam sambutannya, Bupati Iksan mengungkapkan bahwa kehadirannya di Menui merupakan inisiatif pribadi, dilakukan lebih awal dari jadwal resmi kunjungan kerja. Menurutnya, sebagai pelayan masyarakat, pemerintah harus proaktif dalam menyapa dan menyerap aspirasi warga.
“Kunjungan ini seharusnya baru dilakukan setelah tanggal 8. Tapi saya sampaikan kepada tim dan para pendamping bahwa kita adalah pelayan masyarakat. Jadi, selama ada kesempatan untuk bertemu warga, Insya Allah akan kita lakukan,” ujar Iksan.
Ini menjadi kunjungan ketiga Iksan ke Menui sejak dirinya dilantik sebagai Bupati Morowali. Selain bersilaturahmi, ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk meninjau langsung progres pembangunan dan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Sudah tiga kali saya masuk ke Menui sejak dilantik. Sampai ada yang bertanya, ‘Pak Bupati ini datang terus ke Menui.’ Saya jawab, ini bagian dari pengawalan kami melihat langsung kondisi wilayah kepulauan, tidak hanya Menui, tapi juga Sombori dan Bungku Selatan,” jelasnya.
Iksan juga menyoroti pentingnya pemerataan layanan publik dan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar di Menui, yang sebelumnya hanya dilakukan di daratan.
“Kali ini kami geser ke wilayah kepulauan. Bukan berarti Bungku Tengah tidak membutuhkan, tapi ini untuk meringankan beban saudara-saudara kita di pulau,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak segan menyampaikan aspirasi secara langsung, terutama saat kunjungan lapangan. Menurutnya, hal itu penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
“Di Menui ini ada persoalan air bersih dan pelabuhan. Itu yang akan kami tangani, dan kami tidak akan setengah-setengah. Bapak-Ibu tidak perlu khawatir, kami masih ingat janji-janji kami,” tutup Iksan. (KB/*)




