PALU,netiz.id — Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, mengingatkan pentingnya kepedulian bersama dalam melawan praktik bullying di lingkungan pendidikan. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi narasumber Talkshow Edukatif di MAN 1 Palu, Jumat (27/09/25).
Dalam kesempatan itu, Bunda Wiwik sapaan akrabnya mengutip QS. Al-Hujurat ayat 11 yang secara tegas melarang umat Islam untuk saling mencela dan merendahkan. Menurutnya, bullying tidak hanya melukai mental, tetapi juga merusak prestasi dan kebahagiaan siswa.
“Madrasah adalah rumah kedua bagi anak-anak. Mereka berhak merasa aman, dihargai, dan terbebas dari tindakan merendahkan,” ujarnya.
Talkshow yang mengusung tema “Bersama Melawan Bullying, Membangun Madrasah yang Peduli” itu diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Palu. Selain Bunda Wiwik, hadir pula konselor keluarga nasional, Suriyati.
Bunda Wiwik menegaskan, perlindungan terhadap anak sudah memiliki payung hukum, mulai dari UU Nomor 35 Tahun 2014 hingga Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, serta Perda Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pembangunan Ketahanan Keluarga.
“Semua regulasi ini hadir untuk memastikan anak-anak mendapatkan haknya secara optimal, terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi, serta tumbuh menjadi generasi berkualitas dan berakhlak mulia,” tandasnya.
Kepala MAN 1 Palu, Hj. Rusdiana, mengungkapkan kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap maraknya kasus bullying di sekolah. Ia berharap, melalui kegiatan ini, para guru semakin berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian. (KB/*)




