JAKARTA,netiz.id — Rombongan Duta Kebangsaan Paskibraka Kabupaten Donggala melanjutkan perjalanan edukatifnya ke sejumlah tempat bersejarah di Jakarta dan Bandung. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila bagi para anggota Paskibraka.
Di Jakarta, para anggota Paskibraka mengawali kunjungan ke Museum Nasional yang berada di kawasan Monumen Nasional (Monas). Di tempat ini, mereka memperoleh banyak pengetahuan tentang perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari masa penjajahan hingga perjuangan merebut kemerdekaan.
Museum Sejarah Nasional yang terletak di bawah Tugu Monas itu menampilkan ratusan diorama yang menceritakan perjuangan rakyat Indonesia. Para anggota Paskibraka terlihat antusias mendengarkan penjelasan dari pemandu, menyimak setiap detail kisah perjuangan para pahlawan bangsa.
Tak hanya belajar di dalam museum, rombongan juga berkesempatan naik ke puncak Tugu Monas. Dari ketinggian, mereka menikmati pemandangan Ibu Kota Jakarta sembari mengabadikan momen kebersamaan. Kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama di pelataran Monas.
Perjalanan edukasi kebangsaan itu berlanjut ke Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (14/10/2025). Monumen Bandung Lautan Api menjadi tujuan pertama. Di tempat ini, anggota Paskibraka diajak mengenang semangat juang rakyat Bandung yang rela membumihanguskan kotanya demi mempertahankan kemerdekaan.
Tak hanya itu, para peserta juga menyusuri kawasan bersejarah Jalan Braga yang terkenal dengan arsitektur Eropa klasik dari masa kolonial, serta mengunjungi Villa Isola — bangunan cagar budaya yang kini menjadi bagian dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi kawasan wisata alam Kawah Putih di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Lokasi ini sekaligus menjadi penutup kegiatan pembelajaran di Kota Kembang, dengan suasana alam yang menyejukkan dan penuh refleksi.
Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Donggala, Ishak, mengatakan kunjungan ke museum dan monumen nasional bukan sekadar wisata, melainkan bagian dari pembinaan karakter kebangsaan bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air kepada para anggota Paskibraka. Mereka harus memahami sejarah perjuangan bangsa agar mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ishak.
Perjalanan Duta Kebangsaan Paskibraka Donggala ini turut didampingi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Yusuf Lamakampali, Kepala Kesbangpol Donggala Dudi Utomo Adi, jajaran panitia, serta para pelatih Paskibraka.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan luas, berjiwa nasionalis, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat. (KB/Ujs).




