PALU,netiz.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah mengembalikan sisa dana hibah Pilkada Serentak 2024 sebesar Rp4,3 miliar ke kas daerah. Informasi itu disampaikan Ketua Bawaslu Sulteng, Nasrun, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, di ruang kerja gubernur, Jumat (26/09/25).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu, Nasrun menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam penyelenggaraan pengawasan Pilkada Serentak.
“Terima kasih atas dukungan Pemprov Sulteng, sehingga pengawasan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan baik,” ujar Nasrun.
Selain melaporkan pengembalian sisa anggaran, Bawaslu juga menyampaikan rencana pembangunan gedung kantor permanen di Kecamatan Palu Barat. Untuk itu, pihaknya berharap dukungan pemerintah provinsi dalam proses pengadaan lahan dan pembangunan.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi kinerja Bawaslu yang dinilainya berhasil menjaga integritas proses demokrasi di daerah. Ia menilai, langkah pengembalian sisa dana hibah mencerminkan transparansi dan akuntabilitas lembaga pengawas pemilu.
“Pengembalian sisa dana hibah ini menunjukkan komitmen akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. Terima kasih atas kerja keras Bawaslu yang telah mengawal Pilkada Serentak dengan baik,” ungkapnya.
Terkait pembangunan kantor permanen Bawaslu, gubernur menyatakan dukungan selama lahan yang diajukan jelas status hukumnya dan tidak bermasalah.
Anwar Hafid berharap sinergi antara Pemprov dan Bawaslu terus terjalin erat, terutama dalam menjaga kondusivitas politik dan memperkuat kualitas demokrasi di Sulawesi Tengah. (KB/*)




