PALU,netiz.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Evaluasi Pengawasan Masa Tenang Pemilu 2024. Dalam rapat tersebut, Bawaslu meminta kerjasama masyarakat Sulteng untuk menjaga kondusifitas selama masa tenang pemilu yang akan berlangsung 14 hari, terhitung mulai tanggal 14 hingga 27 November 2024.
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, mengungkapkan harapannya agar masyarakat dapat membantu pihak Bawaslu dalam mengawasi potensi pelanggaran selama masa tenang.
“Kita minta agar teman-teman kemudian berperang dengan pemerintah daerah membantu kami di masa tenang sebelum melakukan pembersihan karena kami juga terbatas dan kemudian dilakukan secara positif,” ungkap Nasrun, Kamis (18/07/24).
Nasrun menambahkan bahwa Bawaslu akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan bersih dan jujur. Bawaslu memahami kekhawatiran dari berbagai pihak terkait potensi politik uang dan kecurangan yang mungkin terjadi.
“Kami selalu melakukan pengawasan terkait dengan soal terkait adanya potensi bagi politik ada tindakan-tindakan ataupun kecurangan-kecurangan lain yang akan terjadi dalam pemilu 2024 ini,” tegasnya.
Nasrun juga mengajak seluruh pihak, baik masyarakat maupun pihak terkait lainnya, untuk memberikan masukan kepada Bawaslu dalam proses pengawasan masa tenang. Bawaslu berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang terjadi selama masa Pemilu 2024.
“Kerjasama masyarakat sangatlah penting dalam menciptakan Pemilu 2024 yang aman, damai, dan berintegritas. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas dan awasi potensi pelanggaran di sekitar kita.” Tutup Ketua Bawaslu Sulteng. (Dg)




