PALU,netiz.id — Sebanyak 40 peserta dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah (Sulteng) mengikuti kursus wasit C3 yang diselenggarakan oleh Asprov PSSI Sulteng di Gedung Asrama Haji pada Sabtu (28/10/23).
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia, Handrik, dalam laporannya. Selain itu, 60 wasit berlisensi C1 hingga C3 turut serta dalam program penyegaran wasit selama 5 hari kedepan.
Handrik menyatakan bahwa sepakbola di Sulteng mencatat sejarah baru dalam pengembangan wasit. Dengan adanya berbagai kompetisi, baik yang diselenggarakan oleh PSSI maupun oleh masyarakat lokal, terlihat peningkatan signifikan dalam pertumbuhan olahraga ini.
“Adanya beragam turnamen, mulai dari tingkat reguler hingga kompetisi antarklub, menandai kebutuhan akan wasit berkualitas,” ujarnya.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Panitia Pelaksana telah meluncurkan “Kursus Wasit C3“. Program ini dirancang dalam bentuk kombinasi teori dan praktik dengan tujuan meningkatkan kualitas wasit dalam menjaga keadilan dan kelancaran permainan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas pengadil lapangan serta memperkuat fondasi sepakbola di Sulteng,” ucanya.
Menghasilkan wasit yang berkualitas ada tujuan utama. Jadi, buat peserta selamat mengikuti kursus. Demikian Handrik.




