PALU,netiz.id — Puluhan ibu-ibu yang menjadi korban penipuan melalui arisan online melakukan protes dengan mendatangi rumah pelaku yang terletak di jalan Belimbing 2, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Para korban yang merasa tertipu oleh pemilik akun Facebook bernama Arisol Ria yang diduga melakukan penipuan dalam skema arisan online, memutuskan untuk mengunjungi rumah tersebut guna menuntut pertanggungjawaban.
Situasi semakin memanas ketika para korban yang emosi mencoba menyita barang-barang milik pelaku agar uang mereka segera dikembalikan. Namun, sayangnya, pelaku tidak berada di lokasi saat para korban tiba.
Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah mengambil tindakan terkait kasus ini dan meminta para korban untuk tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan masalah baru.
Rustang juga menghimbau para korban agar menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada polisi untuk penyelesaiannya.
“Kami memberikan himbauan dan pemahaman agar jangan melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan masalah baru,” ujar Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang ketika dihubungi oleh media.
Sebelumnya, sekitar 123 ibu-ibu di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, dan Provinsi Gorontalo menjadi korban penipuan arisan online dengan kerugian mencapai hampir 1 Miliar Rupiah.
Beberapa korban telah melaporkan dugaan tindak pidana arisan online kepada Polda Sulawesi Tengah melalui media informasi dan transaksi elektronik.
Para korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Salah satu korban, Marsya, telah terlibat dalam arisan online dengan setoran sebesar Rp 2.500.000 per bulan selama 16 bulan sejak Januari 2022, dengan total mencapai Rp 40 Juta.
Marsya seharusnya menerima uang arisan pada tanggal 28 Juni 2023. Bersama dengan korban lainnya, Marsya telah melaporkan dua pemilik akun Facebook, yaitu Dhea Andinusu Walewangko dan Arisol Ria, yang diduga melakukan penipuan melalui modus arisan online kepada Mapolda Sulteng. (KB/*)





