Menu

Mode Gelap

Daerah · 16 Jun 2023

Dalam Sepekan, 2 Perempuan di Gorontalo Bunuh Diri Akibat Kekasih dan Pinjol


					Dalam Sepekan, 2 Perempuan di Gorontalo Bunuh Diri Akibat Kekasih dan Pinjol Perbesar

GORONTALO, netiz.id — Dalam seminggu terakhir, terjadi dua kasus perempuan di Gorontalo. Motif bunuh diri tersebut terkait dengan masalah hubungan dengan kekasih dan beban finansial dari pinjaman online (Pinjol).

Servina Danupoyo atau yang sering disapa Vina adalah seorang mahasiswi berparas cantik jurusan kesehatan asal Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Kejadian ini mengejutkan warga setelah melihat kondisi mayat yang sudah menghitam dan mengeluarkan cairan berbau busuk, dengan lidah menjulur dan posisi tergantung di ventilasi pintu kamarnya menggunakan kain sprei yang melilit lehernya.

Vina ditemukan tewas tergantung di kamar kontrakannya pada Kamis (8/6/), seperti yang dilansir oleh ndorobei.official.

Sebelum mengakhiri hidupnya, Vina terlihat murung. Dia sempat berbagi masalah pribadinya kepada beberapa temannya, termasuk permasalahan yang dihadapinya dengan pacarnya, seorang bank bernama IL (28).

juga pernah mengungkapkan kepada pacarnya tentang keinginannya untuk bunuh diri karena sering terlibat pertengkaran dengan IL.

“Ada permasalahan di antara mereka berdua dan Vina memiliki kebiasaan mengancam untuk bunuh diri setiap kali ada masalah dengan pacarnya,” ungkap Iptu I Made.

Bahkan ketika pacarnya meminta putus, Vina mengancam bunuh diri untuk membuktikan cintanya, dan sayangnya, ancaman tersebut menjadi kenyataan. Semua ini saat ponsel Vina , di mana ditemukan pesan yang ditujukan kepada pacarnya yang berbunyi, “Ketemu aku lagi ya di surga“.

Sementara itu, beberapa hari kemudian, terjadi kejadian tragis ketika seorang ibu muda yang bekerja di salah satu toko ritel di Gorontalo mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis. Ibu muda ini pertama kali ditemukan oleh suaminya tergantung menggunakan tali ayunan bayi di dalam kamar.

Iptu Aldo Rawung, Kapolsek Kota Barat, mengungkapkan bahwa alasan di balik bunuh diri tersebut diduga terkait dengan dalam transaksi pinjaman online (Pinjol) yang membuat korban terjerat dalam keputusasaan.

“Dari hasil penyelidikan, latar belakang korban melakukan bunuh diri diduga karena menjadi pinjaman online (Pinjol) sehingga korban menjadi depresi,” ujarnya seperti dilansir oleh beritasatu.com pada Senin (12/6/23).

Menurut Aldo, ibu muda bernama Lilan (22) telah mengirimkan sejumlah uang sebesar Rp 3,2 juta kepada seseorang yang tidak dikenalnya, dengan harapan mendapatkan pinjaman sebesar Rp 15 juta. Namun, korban ternyata tertipu oleh orang tersebut.

“Kejadian tragis ini terungkap ketika suara tangisan anak korban terdengar, yang menarik perhatian suaminya. Tanpa ragu, suami tersebut segera berlari ke kamar untuk mencari sumber tangisan, dan menemukan bahwa istrinya telah tergantung pada tali ayunan anak mereka,” jelasnya. (KB/*)

Sumber : ndorobei.official, beritasatu.com

Artikel ini telah dibaca 227 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin
Trending di Daerah