DONGGALA,netiz.id — Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di jurang gunung Seroja, tepatnya di antara desa Lenju dan desa Persik kecamatan Sojol Utara kabupaten Donggala. Jum’at (17/3/23)
Hal itu dibenarkan kepala Desa Lenju, Muslimin saat dikonfirmasi media ini.
Muslimin mengatakan bahwa benar telah ditemukan mayat berjenis kelamin perempuan di jurang gunung Seroja.
“Awal mula ditemukannya mayat tersebut dari seorang warga dusun III desa Lenju atas nama Sulaiman yang ingin pergi memasang jerat ayam hutan di tebing gunung Seroja,” Ujarnya
Kemudian, lanjut Muslimin. Sulaiman menemukan karung besar tertutup dan terbungkus rapi. Namun, Menurut Sulaiman mungkin itu hanya sampah yang dibuang ke jurang.
“Diperjalanan pulang, Sulaiman melihat motor jenis Yamaha Mio M3 yang menurutnya mengenal kendaraan tersebut, disitu Sulaiman pulang memberitahukan ke pemilik kendaraan bahwa motor yang selama ini hilang ada di gunung Seroja,” Urainya
Muslimin menuturkan bahwa sebelumnya hampir sebulan ini, ada warga atas nama Sindi (19) yang juga keponakannya hilang dengan membawa motor Yamaha jenis Mio M3.
“Sebelum saya bersama dengan aparat kepolisian dan dibantu dengan Babinsa untuk turun mengevakuasi karung yang dipenuhi belatung beraroma busuk melewati tebing gunung, setelah sampai saya melihat kaki di ujung karung. Disitu saya menduga kuat bahwa yang didalam karung itu adalah Sindi,” Tuturnya
Kemudian tim mengevakuasi menaikkan karung tersebut ke atas dibantu dengan warga setempat, setelah itu dimasukkan dalam mobil ambulans.
“Namun, saat sebelum ambulans berangkat untuk melakukan otopsi lebih lanjut. Saya mengatakan kepada kepolisian dan TNI untuk melihat lebih jelas wajah serta pakaian yang dipakai mayat tersebut, dua orang warga sekaligus keluarga yang melihat mayat menyatakan bahwa itu adalah Sindi,” Ucapnya.
Muslimin menduga kuat bahwa Sindi dibunuh dan dimasukkan dalam karung setelah itu dibuang ke dalam jurang.
“Saya menduga bahwa Sindi dibunuh. Namun, untuk menyakinkan lagi biarkan tim medis dari Polda Sulteng untuk melakukan otopsi apakah benar Sindi di bunuh atau tidak,” Pungkasnya. (KB)




