Menu

Mode Gelap

Daerah · 19 Jun 2022

Diskan Donggala Serahkan Satu Unit Exavator Bantuan Dirjen KKP Kepada Kelompok Petambak Bandeng


					Photo : IST Perbesar

Photo : IST

NETIZ.ID, Kabupaten Donggala menyerahkan bantuan satu unit excavator kepada kelompok petambak Bandeng Jaya Surumana Kecamatan Selatan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah. Minggu (19/6/).

Kepala Dinas Perikanan, Ali Assagaf memberikan langsung kepada kelompok tersebut.

Ia mengatakan bahwa bantuan ini dari Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) Exavator yang bersumber dari APBN 2022 melalui Dirjen Perikanan Budidaya KKP.

Ali sapaan akrabnya mengatakan bahwa Desa Surumana merupakan kawasan minapolitan perikanan budidaya khususnya udang Vaname dan ikan Bandeng sehingga membutuhkan perhatian dalam memenuhi peningkatan produksi Vaname maupun Bandeng.

“Salah satu yang dibutuhkan petambak adalah tersedianya alat berat, yaitu exavator untuk perluasan area tambak udang maupun ikan,” Ujarnya

Lanjut Ali bahwa Kelompok Bandeng Jaya sangat beruntung mendapatkan alat berat type 130 yang diusulkan pada tahun dan teraliasi 2022 atas dasar permohonan kelompok Bandeng Jaya yang didukung oleh .

“Dengan adanya exavator ini maka kelompok petambak bisa meningkatkan areal lahan tambak, sehingga produksinya pun diharapkan meningkat dan Keberadaan alat berat ini, juga bisa melayanai kelompok lain disekitar Banawa Selatan maupun kecamatan lain yang ada di Kabupaten Donggala,” Jelasnya

Ali berharap kepada Kelompok Bandeng Jaya ini agar menjadi kelompok percontohan, tidak saja dalam mengolah lahan tambak, akan tetapi juga piawai dalam penataan keuangan, khususnya dalam mengoperasikan exavator untuk memenuhi biaya rutin operasional exavator itu sendiri.

Sebelum adanya alat berat ini, Kelompok Bandeng Jaya menyewa exavator milik Dinas Perikanan Kabupaten Donggala. Selama menggunakan alat berat pemerinah itu, sudah terbuka tambak seluas 20 hektar dengan total produksi atau lahan produktif 10 petakan.

“Saya minta kepada Kelompok Bandeng Jaya untuk memberikan ruang kepada pembudidaya tradisional yang ada di Banawa Selatan, jika ada yang berkeinginan menyewa, maka kelompok Bandeng Jaya harus melayani,” Harapnya

Ali menambahkan terkait dengan pembinaan dan pengawasan penggunaan exavator ini, ditegaskan oleh kadis bahwa jangan sampai disalahgunakan oleh Kelompok Bandeng Jaya maupun oknum tertentu.

“Pengawasan ketat dari dinas akan dilakukan. Ada komitmen jika tidak sesuai juknis, maka alat berat ini akan ditarik ke dinas dan akan dilakukan pembinaan kembali kepada kelompok,” Ucapnya

Ditempat yang sama Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Donggala, Yuniar yang menceritakan tentang keberhasilan kelompok binaannya itu mendapat exavator, mulai dari pembuatan proposal, pengurusan sampai pengajuan dan pengantaran proposal oleh Kadis Perikanan Donggala ke dalam hal ini KKP.

“Kelompok Bandeng Jaya ini sangat bagus pengelolaannya. Kedepan akan dilakukan kenaikan kelas kelembagaan kelompok dan saya harapkan kelompok lain juga termotivasi untuk mendapatkan alat berat seperti ini,” Ujarnya.

Sementara itu Ketua Kelompok Bandeng Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran exavator ini yang dinilainya sebagai bentuk perhatian Pemkab Donggala hingga Pemerintah Pusat.

“Semoga dengan adanya bantuan ini, bisa bermanfaat bagi kelompok kami dan masyarakat pembudidaya udang atau bandeng di Banawa Selatan maupun petambak di Kabupaten Donggala secara umum,” Tandasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah