Menu

Mode Gelap

Nasional · 17 Jan 2026

Menteri Nusron Ajak Kampus Terlibat Percepatan Sertipikasi Enam Juta Bidang Tanah


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memimpin Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN di Aula Prona, Jakarta, membahas perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi melalui KKN tematik guna mempercepat sertipikasi enam juta bidang tanah, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memimpin Rapat Pimpinan Kementerian ATR/BPN di Aula Prona, Jakarta, membahas perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi melalui KKN tematik guna mempercepat sertipikasi enam juta bidang tanah, Rabu (14/01/26). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengajak perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam percepatan sertipikasi tanah nasional yang ditargetkan mencapai enam juta bidang tanah pada . Pelibatan kampus dinilai strategis untuk memperkuat sumber daya manusia di lapangan, khususnya dalam kegiatan pendataan dan administrasi pertanahan.

Ajakan tersebut disampaikan Nusron Wahid saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian di Aula Prona, Jakarta, Rabu (14/01/26). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, terutama melalui program (KKN) tematik dan praktikum mahasiswa.

“Kita perlu mempertajam kembali kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia. Kalau bisa, libatkan kampus lain, terutama yang memiliki jurusan geodesi, untuk ikut KKN atau praktikum. Kita dorong agar ada solusi nyata di lapangan,” ujar Nusron.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa telah terbukti efektif dalam mempercepat sertipikasi, khususnya tanah wakaf dan . Berdasarkan pengalaman di sejumlah daerah di Jawa Tengah, seperti Pekalongan, program KKN tematik mampu mempercepat proses pendaftaran tanah secara signifikan.

Nusron pun meminta jajaran ATR/BPN di daerah untuk lebih proaktif menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi, termasuk kampus Islam, Muhammadiyah, serta perguruan tinggi lainnya. Ia menilai kolaborasi tersebut tidak hanya membantu percepatan , tetapi juga meningkatkan kualitas pertanahan.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN menilai kerja sama dengan perguruan tinggi memiliki nilai strategis dan harus dipersiapkan secara matang, terutama dari sisi penganggaran. Ia menegaskan, program KKN perlu dirancang dengan tema yang tepat agar selaras dengan target percepatan sertipikasi nasional.

“Anggaran KKN 2026 harus benar-benar dipersiapkan agar target percepatan pengurusan enam juta bidang tanah dapat tercapai. Jika program ini diperluas, pemilihan tema harus tepat sehingga mampu memberikan dampak nyata,” kata Ossy.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ATR/BPN Dalu Agung Darmawan menyampaikan bahwa kementeriannya juga akan menurunkan taruna dan taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional () melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Tingkat III.

Sebanyak 619 taruna STPN akan dilibatkan sebagai bagian dari skema perbantuan sumber daya manusia untuk mendukung peningkatan kualitas data pertanahan menuju pra-sertipikasi elektronik. Melalui pelibatan mahasiswa dalam fungsi administratif, kearsipan, dan teknis spasial, ATR/BPN optimistis target nasional penyelesaian pendaftaran bidang tanah dapat tercapai sesuai rencana. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN Tegaskan Lahan Hunian Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Sudah Siap

22 Januari 2026 - 05:34

menteri nusron wahid

Menteri ATR/BPN Ungkap Lambannya Progres Revisi RTR Sumatera

22 Januari 2026 - 05:15

ATR BPN RI
Trending di Nasional