Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Jan 2026

Syarifudin Hafid Nilai Program BERANI Efektif Tekan Kemiskinan Ekstrem


					Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, H. Syarifuddin Hafid, SH. FOTO: netiz.id Perbesar

Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, H. Syarifuddin Hafid, SH. FOTO: netiz.id

PALU,netiz.id II DPRD Sulawesi Tengah, , menilai BERANI yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Tengah efektif dalam menekan angka di daerah tersebut. Ia optimistis, melalui implementasi program yang tepat sasaran dan sinergi lintas sektor, Sulawesi Tengah mampu mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada akhir 2026.

Berdasarkan data Maret 2025, tingkat kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah tercatat sebesar 10,92 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 356,19 ribu jiwa. Meski menunjukkan tren penurunan, angka tersebut masih berada di atas rata-rata .

“Insya Allah Sulawesi Tengah akan menjadi salah satu provinsi terdepan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” kata Syarifudin, Senin (05/01/26).

Menurutnya, sembilan program BERANI yang digagas Gubernur Anwar Hafid memiliki keselarasan dengan arah kebijakan nasional dalam pengentasan kemiskinan. Namun demikian, keberhasilan program tersebut sangat ditentukan oleh komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

“Pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa dibebankan hanya kepada Gubernur dan pemerintah provinsi. Seluruh kepala daerah harus terlibat aktif agar program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas politisi Partai itu.

Syarifudin juga mendorong Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengentasan Kemiskinan di tingkat provinsi sebagai upaya memperkuat koordinasi dan integrasi kebijakan pusat dengan program pemerintah daerah. Ia menilai keberadaan satgas akan mempercepat pelaksanaan program sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui bantuan sosial semata, melainkan harus dibarengi dengan pemberdayaan masyarakat. Penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, serta penghapusan kantong-kantong kemiskinan menjadi langkah strategis yang harus berjalan seiring.

Selain itu, Syarifudin menekankan pentingnya pengawalan program prioritas pemerintah pusat seperti Sekolah Rakyat, , dan Makan Bergizi (MBG) agar dapat diimplementasikan secara optimal di Sulawesi Tengah.

“Dengan keseriusan Gubernur Anwar Hafid serta Presiden Prabowo Subianto, saya yakin Sulawesi Tengah mampu menjadi provinsi rujukan nasional dalam pengentasan kemiskinan ekstrem,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah