Menu

Mode Gelap

Nasional · 20 Okt 2025

Digitalisasi Pertanahan Buka Akses Permodalan Lebih Luas, Bank Mandiri Apresiasi Terobosan ATR/BPN


					SEVP Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Dadang Ramadhan Putranto (batik merah) berbincang dengan perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di stan pameran ATR/BPN dalam acara Livin Festival 2025 di PIK 2, Banten, Kamis (16/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

SEVP Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Dadang Ramadhan Putranto (batik merah) berbincang dengan perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di stan pameran ATR/BPN dalam acara Livin Festival 2025 di PIK 2, Banten, Kamis (16/10/25). FOTO: istimewa

BANTEN,netiz.id — Transformasi digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/) melalui aplikasi Sentuh Tanahku dan (-El) mendapat tinggi dari kalangan perbankan. Inovasi ini dinilai mampu memperluas akses terhadap permodalan dengan menghadirkan sistem pertanahan yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Hal tersebut disampaikan SEVP Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Dadang Ramadhan Putranto, dalam gelaran Livin Festival di PIK 2, Banten, Kamis (16/10/25). Ia menilai pertanahan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kepercayaan lembaga pembiayaan terhadap data sertipikat masyarakat.

“Dari sisi perbankan, ini sangat mempermudah verifikasi karena kami sangat bergantung pada sertipikat tanah sebagai jaminan pinjaman. Dengan sertipikat elektronik, bank dapat memastikan keaslian dokumen tanpa perlu datang langsung ke kantor pertanahan,” ujar Dadang.

Menurutnya, penerapan Sertipikat Elektronik bukan hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan keamanan data kepemilikan tanah. Sertipikat kini tersimpan secara digital di sistem yang terlindungi, sehingga masyarakat tak perlu khawatir kehilangan dokumen akibat kebakaran, rayap, atau kerusakan fisik lainnya.

“Ini salah satu terobosan penting dari BPN. Selain mempermudah transaksi jual beli, proses verifikasi juga jadi lebih efisien. Dari sisi keamanan pun lebih terjamin karena tidak disimpan secara fisik,” tambahnya.

Sertipikat Elektronik kini terintegrasi langsung dengan aplikasi Sentuh Tanahku, yang memungkinkan masyarakat mengecek status bidang tanah, melihat lokasi melalui peta digital, hingga memverifikasi keaslian sertipikat lewat QR Code. Integrasi ini membuat proses administrasi pertanahan semakin efisien dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor keuangan.

Dadang menilai langkah digitalisasi ATR/BPN merupakan strategi visioner yang membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pembiayaan berbasis agunan tanah.

“Saya sangat terkesan dengan apa yang ditampilkan oleh BPN di acara Livin Festival 2025. Ini langkah yang nyata dan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia perbankan,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Lantik Tiga Pejabat, Menteri Nusron Tekankan Rotasi Jabatan

26 Januari 2026 - 06:22

atr bpn ri

MoU ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Jadi Dasar Penyelesaian Konflik Agraria

25 Januari 2026 - 07:47

Menteri Nusron Wahid

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid
Trending di Nasional