Menu

Mode Gelap

Nasional · 16 Okt 2025

Mahasiswa UIN Pekalongan Turun ke Desa, Bantu Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf


					Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Mitra Kerja Kementerian ATR/BPN, Ana Anida, saat melepas peserta KKN Tematik di Pekalongan, Senin (13/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Pejabat Pembuat Akta Tanah dan Mitra Kerja Kementerian ATR/BPN, Ana Anida, saat melepas peserta KKN Tematik di Pekalongan, Senin (13/10/25). FOTO: istimewa

PEKALONGAN,netiz.id – Upaya pemerintah mempercepat sertipikasi kini mendapat tenaga baru dari kalangan mahasiswa. Melalui program (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan, ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan diterjunkan langsung ke tengah masyarakat untuk membantu proses pendataan dan pendaftaran wakaf.

Langkah ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) dan Kementerian Agama, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas tanah wakaf.

“Pendaftaran tanah memang menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi partisipasi masyarakat tetap sangat dibutuhkan. Kehadiran mahasiswa menjadi jembatan penting agar masyarakat yang belum paham bisa didampingi hingga tanah wakafnya terdaftar secara resmi,” kata Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Pembuat Akta Tanah dan Kementerian ATR/BPN, Ana Anida, saat melepas peserta KKN Tematik di Pekalongan, Senin (13/10/25).

Dari Kementerian ATR/BPN, baru sekitar 40 persen tanah wakaf di Indonesia yang bersertipikat, sementara sisanya belum memiliki legalitas resmi. Padahal, sertipikasi menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan umat.

Di Pekalongan sendiri, sebanyak 500 mahasiswa akan melakukan inventarisasi terhadap 2.093 bidang tanah wakaf di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Jika semua berjalan sesuai rencana, wilayah ini bisa menjadi contoh sukses percepatan sertipikasi tanah wakaf di Indonesia.

“Kalau semua tanah wakaf ini bisa tersertipikatkan, tentu manfaatnya luar biasa. Aset umat menjadi lebih aman secara hukum dan bisa dikembangkan menjadi wakaf produktif,” ujar Ana Anida.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, mengapresiasi langkah sinergis lintas sektor ini. Ia menilai, keterlibatan perguruan tinggi bukan hanya membantu percepatan administrasi, tetapi juga memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai keagamaan.

“Dari Pekalongan, kita ingin menunjukkan bahwa gerakan wakaf bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola bersama. Kehadiran mahasiswa dan para rektor adalah bagian dari solusi, bukan hanya penyelesaian, tetapi juga percepatan,” tegasnya.

Program KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Tak hanya mempercepat legalisasi tanah wakaf, program ini juga memperkuat edukasi masyarakat agar pengelolaan wakaf berlangsung aman, transparan, dan produktif — membawa manfaat luas bagi umat dan daerah. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Lantik Tiga Pejabat, Menteri Nusron Tekankan Rotasi Jabatan

26 Januari 2026 - 06:22

atr bpn ri

MoU ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Jadi Dasar Penyelesaian Konflik Agraria

25 Januari 2026 - 07:47

Menteri Nusron Wahid

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid
Trending di Nasional