Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Okt 2025

Antisipasi Jelang Nataru, Wagub Reny Ajak Semua Pihak Jaga Harga Beras dan Telur


					Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, memimpin Rapat Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (14/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, memimpin Rapat Pengendalian Inflasi Daerah di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (14/10/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Suasana ruang Polibu, Selasa sore (14/10/25), tampak penuh perhatian. Di hadapan para pejabat dan pelaku usaha , Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, berbicara lugas soal satu hal yang kini jadi perhatian semua orang: inflasi.

“Sudah lebih baik dibanding Agustus, tapi September kita masih nasional,” ujarnya.

Bagi Reny, menjaga harga kebutuhan pokok Natal dan Tahun Baru (Nataru) bukan sekadar angka di grafik. Ini soal bagaimana masyarakat tetap bisa membeli beras dan telur tanpa was-was.
Ia pun mengingatkan pentingnya kerja bersama antara pemerintah, BI, , distributor, dan pasar agar harga tetap stabil.

Data dari BPS mencatat, inflasi Sulteng pada September berada di angka 3,88 persen, turun dari 4,02 persen pada Agustus. Meski begitu, angka itu masih sedikit di atas target nasional 3,5 persen.

Fokus utama kini tertuju pada beras, yang belakangan sering jadi biang inflasi. Kepala Perwakilan BI, Irfan Sukarna, menyebut fenomena unik: Sulteng yang dikenal sebagai daerah surplus beras, justru kesulitan menahan harga di pasar lokal karena banyaknya pengiriman ke luar daerah seperti Gorontalo dan .

“Oktober ini masa panen. Tinggal dijaga saja agar beras Sulteng tidak banyak keluar,” sarannya.

Selain menyoroti beras, Wagub juga mengingatkan potensi kenaikan harga telur ayam sebagai bahan utama kue-kue khas Nataru.
“Permintaannya pasti , jadi kita harus siap dari sekarang,” ucapnya.

Menutup rapat, Reny memastikan akan segera memanggil empat kepala daerah Palu, , Morowali, dan Tolitoli untuk membahas langkah konkret menjaga harga tetap stabil.
“Semoga akhir tahun nanti tidak ada kenaikan tajam,” tutupnya (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah