Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Okt 2025

500 Mahasiswa UIN Gus Dur Diterjunkan Bantu Pemetaan Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah


					Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (tengah) berfoto bersama pimpinan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan perwakilan mahasiswa peserta KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan usai penyerahan simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan, di Kampus 2 UIN Pekalongan, Senin (13/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (tengah) berfoto bersama pimpinan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan perwakilan mahasiswa peserta KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan usai penyerahan simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan, di Kampus 2 UIN Pekalongan, Senin (13/10/25). FOTO: istimewa

PEKALONGAN,netiz.id — Suasana Student Centre Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Senin (13/10/25), mendadak penuh semangat. Sebanyak 500 mahasiswa siap diterjunkan ke masyarakat untuk menjalankan (KKN) Tematik bertema Ekoteologi dan Pertanahan sebuah kolaborasi inovatif antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (), Kementerian Agama, dan perguruan tinggi.

Menteri ATR/ hadir langsung melepas para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar ajang belajar lapangan, tetapi bentuk nyata keterlibatan generasi muda dalam menyelesaikan persoalan pertanahan, khususnya pendaftaran wakaf dan .

“Kami tidak hanya mengajak urun rembuk, tapi juga urun karya, urun tangan, dan kerja nyata lewat KKN Tematik ini,” tegas Nusron Wahid dalam sambutannya.

Menurut Nusron, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui KKN Tematik, mereka diharapkan mampu memperkuat kesadaran hukum pertanahan sekaligus membantu aset keagamaan.

“Harapan kami, mahasiswa lulusan KKN Tematik menjadi sarjana yang applicable, yang siap tangan membantu urusan kerakyatan, keumatan, serta kebangsaan,” ujarnya.

Program ini menargetkan pemetaan dan verifikasi 2.093 bidang tanah, terdiri atas .944 bidang di Kabupaten Pekalongan dan 149 bidang di Kota Pekalongan.

Salah satu peserta, Windi Tia Utami (20), Koordinator Desa Kelompok 26, mengaku bangga bisa ambil bagian dalam program ini. Ia menyebut kegiatan ini sebagai kesempatan langka untuk belajar langsung di lapangan sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

“Kami sudah dibekali pengetahuan administrasi, yuridis, dan teknis. Ini pengalaman berharga, apalagi kampus kami dipercaya menjalankan program nasional ini,” kata Windi dengan antusias.

Sebagai pilot project, KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan akan diperluas ke 12 kampus UIN lain di seluruh Indonesia. Para rektor dan perwakilan dari kampus-kampus tersebut turut hadir dalam acara pelepasan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan agraria.

Kehadiran 500 mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan tanah wakaf, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab kebangsaan di kalangan generasi muda. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

ATR/BPN Lantik Tiga Pejabat, Menteri Nusron Tekankan Rotasi Jabatan

26 Januari 2026 - 06:22

atr bpn ri

MoU ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Jadi Dasar Penyelesaian Konflik Agraria

25 Januari 2026 - 07:47

Menteri Nusron Wahid

HGU di Lahan TNI AU Dicabut, Negara Selamatkan Aset Rp14,5 Triliun

24 Januari 2026 - 18:13

Menteri Nusron Wahid

Menteri ATR/BPN: Reforma Agraria Dimulai dari Kepastian TORA

24 Januari 2026 - 06:45

menteri nusron wahid

ATR/BPN dan DPR Bahas Penataan Kawasan Perbatasan Negara

23 Januari 2026 - 06:10

Wamen Ossy Dermawan

Menteri ATR/BPN Sebut 4,09 Juta Hektare Kawasan Hutan Berhasil Dikuasai Kembali

23 Januari 2026 - 05:49

Menteri Nusron Wahid
Trending di Nasional