PALEMBANG,netiz.id — Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pertandingan ekshibisi bulu tangkis yang mempertemukan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melawan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, di Kebon Gede Badminton Arena, Palembang, Kamis (09/10/25) malam.
Dalam laga persahabatan tersebut, Nusron berpasangan dengan Azhar Erfanda, sementara Ratu Dewa didampingi M. Adri Al Afuw. Pertandingan ini digelar untuk memeriahkan Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (PORNAS KORPRI) XVII Tahun 2025, yang tengah berlangsung di Kota Palembang.
Pertandingan berlangsung dalam suasana akrab namun kompetitif. Pada set pertama, pasangan Nusron/Azhar tampil dominan dan sukses menutup permainan dengan skor 21–14 hanya dalam waktu 11 menit.
Namun, di set kedua, Ratu Dewa dan pasangannya berhasil bangkit. Permainan menjadi semakin sengit dengan rally panjang yang menegangkan. Sempat tertinggal 18–20, pasangan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20–20, dan akhirnya menutup set dengan kemenangan 24–22. Pertandingan pun berakhir imbang 1–1.
Sorak-sorai penonton memenuhi arena, menciptakan atmosfer yang riuh namun penuh sportivitas. Meski hanya bersifat ekshibisi, keduanya tampil serius dan menghibur, memperlihatkan kekompakan serta semangat kompetisi yang tinggi.
Usai pertandingan, suasana keakraban semakin terasa. Laga ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, di mana kolaborasi tak hanya terjalin di ruang rapat, tetapi juga di arena olahraga.
Selain sebagai ajang silaturahmi antarpejabat dan ASN, kegiatan ini juga bertepatan dengan agenda Rapat Koordinasi Menteri ATR/BPN bersama Kepala Daerah se-Sumatra Selatan.
Sementara itu, PORNAS XVII KORPRI 2025 di Palembang digelar pada 5–11 Oktober 2025, diikuti oleh 102 kontingen dari 38 provinsi serta 64 kementerian/lembaga, dengan total 9.305 atlet, 504 pelatih, dan 1.754 ofisial.
Kementerian ATR/BPN sendiri mengirimkan 125 atlet untuk bertanding di tujuh cabang olahraga, yakni bulu tangkis, futsal, tenis lapangan, tenis meja, catur, renang, dan lari 5K.
Ajang dua tahunan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat solidaritas ASN, menumbuhkan semangat hidup sehat, serta meneguhkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama dalam pelayanan publik. (KB/*)





