PALU,netiz.id – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu tengah menyiapkan pameran foto jurnalistik bertajuk “Asa di Atas Patahan” dalam rangka mengenang tujuh tahun peristiwa gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi yang melanda wilayah Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).
Pameran tersebut akan berlangsung pada 15–18 September 2025 di Palu Grand Mall (PGM) dan terbuka bagi masyarakat luas. Ketua PFI Palu, Muhammad Rifki, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang mengenang duka, tetapi juga ajang menampilkan ketangguhan warga Pasigala dalam membangun kembali kehidupan.
“Pameran ini terbuka untuk umum. Selain anggota internal PFI Palu, kami juga secara khusus mengundang pewarta foto dari dalam maupun luar negeri, serta para penggiat fotografi untuk mengirimkan karya mereka melalui email palu.pfi@gmail.com,” ujar Rifki di Palu, Rabu (20/08/25).
Rifki menegaskan, pameran ini tidak bersifat komersial. Setiap karya yang dikirimkan tidak dipungut biaya, namun akan melalui proses kurasi oleh tim kurator PFI Palu, di antaranya Pewarta Foto Senior Basri Marzuki dan Zainuddin MN. Jika ada karya yang diminati pengunjung, PFI akan menghubungkan langsung kepada pemilik karya sebagai pemegang hak cipta.
Menurut Rifki, frasa “Asa di Atas Patahan” dipilih sebagai jiwa pameran karena merefleksikan kesabaran dan proses panjang masyarakat Pasigala dalam bangkit dari bencana.
“Pameran ini bukan sekadar mengenang duka, melainkan simbol ketangguhan manusia, kekuatan gotong royong, dan visi masa depan Pasigala yang lebih siap serta lebih kuat,” pungkasnya. (KB/*)




