Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Jun 2025

Permudah Warga, Pemkab Morut Terbitkan Lima Dokumen Sekaligus untuk Bayi Baru Lahir 


					Bupati Morowali Utara, dr. Delis J. Hehi. FOTO: hawa.id Perbesar

Bupati Morowali Utara, dr. Delis J. Hehi. FOTO: hawa.id

PALU,netiz.idPemerintah Kabupaten Morowali Utara terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Salah satu program unggulan yang kini diterapkan adalah SABIT (Satu Lahir Lima Terbit), yakni sistem terintegrasi yang memungkinkan bayi yang lahir di fasilitas kesehatan langsung memperoleh lima dokumen penting secara sekaligus.

Melalui program ini, bayi yang dilahirkan di rumah sakit atau akan langsung menerima akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (), BPJS Kesehatan, surat keterangan lahir, dan surat jaminan perawatan, tanpa perlu melalui proses pengurusan yang rumit dan memakan waktu.

“Program SABIT memudahkan masyarakat karena seluruh dokumen langsung diterima saat pulang dari fasilitas kesehatan,” ujar Utara, dr. J. Hehi, dalam keterangannya pada Minggu malam (22/06/25).

Selain di bidang administrasi kependudukan, Pemkab Morowali Utara juga memperkuat komitmennya dalam sektor pendidikan. membebaskan seluruh biaya pendidikan mulai dari jenjang PAUD hingga SMP, termasuk iuran komite sekolah yang kini digantikan oleh BOSDA (Biaya Operasional Sekolah Daerah). BOSDA tidak hanya dialokasikan untuk sekolah negeri, tetapi juga untuk sekolah swasta.

Tak berhenti di situ, pemerintah daerah juga mengalokasikan pendidikan bagi sekitar 3.000 mahasiswa asal Morowali Utara setiap tahunnya, sebagai upaya mendorong lulusan SMA melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sementara bagi lulusan SMA yang memilih langsung terjun ke dunia kerja, Pemkab menyediakan pelatihan keterampilan gratis, seperti operator , pengelasan (welder), hingga pelatihan kelistrikan (elektrikal),” tambahnya.

Pemkab Morowali Utara juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui skema modal usaha berbasis desa, dengan alokasi anggaran sebesar Rp300 juta per desa, yang dibagi ke dalam tiga sektor:

* Rp100 juta untuk pemuda (Karang Taruna),

* Rp100 juta untuk perempuan usaha, dan

* Rp100 juta untuk petani dan nelayan.

Menurut Bupati Delis, hasil dari program ini mulai terlihat. Banyak pemuda desa kini sudah memiliki usaha mandiri, seperti penyewaan sound system, keyboard, dan berbagai layanan lainnya yang dikelola oleh Karang Taruna setempat.

Melalui beragam program strategis ini, Pemkab Morowali Utara menegaskan visinya untuk membangun yang serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (KB)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng

Resmob Tadulako Amankan Pelaku Pencurian Brankas di Toko Bintang Palu

13 Januari 2026 - 19:04

Polresta Palu

Anwar Hafid Ungkap Bahaya Tambang Ilegal, Dorong Pengetatan Pengawasan KLH

13 Januari 2026 - 18:39

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah