Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Jun 2025

Fathur Razaq dan Relawan Salurkan Bantuan ke Wombo Kalonggo dan Wombo Mpanau


					Koordinator Rembuk Pemuda Sulteng, Fathur Razaq, memanggul karung berisi bantuan logistik untuk korban banjir bandang di Desa Wombo Kalonggo dan Wombo Mpanau, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Minggu (01/06/25). FOTO: istimewa Perbesar

Koordinator Rembuk Pemuda Sulteng, Fathur Razaq, memanggul karung berisi bantuan logistik untuk korban banjir bandang di Desa Wombo Kalonggo dan Wombo Mpanau, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Minggu (01/06/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Fathur Razaq bersama sang istri, Athalla Tiara. Didampingi Sulteng dan Relawan (Bersama Anwar Reny), mereka menyalurkan kemanusiaan bagi korban bandang di Desa Wombo Kalonggo dan Wombo Mpanau, , Kabupaten Donggala, Minggu (01/06/25).

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti sembako dan satu unit ambulans. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan, terutama dalam hal layanan kesehatan bagi warga terdampak.

“Kami sangat prihatin melihat langsung kondisi warga. Banjir bandang ini bukan hanya merusak rumah dan , tapi juga menyisakan duka yang dalam. Semoga bantuan sederhana ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ungkap Fathur Razaq, yang juga menjabat sebagai Koordinator Rembuk Pemuda Sulteng.

Fathur menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membantu para korban. Ia berharap pemerintah, relawan, dan masyarakat luas bisa saling bersinergi agar pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

“Kita semua punya peran dalam membangkitkan harapan mereka,” tambahnya.

Wombo Kalonggo, Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian para relawan. Menurutnya, bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat terdampak tidak sendirian.

“Kami berterima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Fathur Razaq dan rombongan. Ini sangat berarti bagi kami,” ucapnya.

Zulfikar juga menyebut bahwa Pemerintah Provinsi telah mengerahkan berbagai bantuan melalui BPBD, mulai dari dapur umum, alat berat, hingga pembangunan jembatan darurat untuk menghubungkan dua desa yang menjadi wilayah paling terdampak.

Sementara itu, Camat Tanantovea, Anwar, mengapresiasi gerak cepat berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan. Ia menyebut kepedulian kolektif menjadi kekuatan besar dalam proses pemulihan warga.

Turut hadir dalam penyaluran bantuan tersebut, Kepala BPBD Sulteng Akris Fattah, Ketua Relawan Berani Samadani, serta sejumlah relawan dan komunitas yang aktif membantu langsung di lapangan. (*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Lebih 100 KK Terdampak, Pemprov Sulteng Lakukan Penanganan Darurat Banjir–Longsor di Donggala

12 Januari 2026 - 21:18

Banjir Donggala

PKS Turun Gunung, Rumah Warga Desa Wani Kembali Kinclong

12 Januari 2026 - 21:00

Relawan PKS Banjir DOnggala

Bupati Donggala Tinjau Lokasi Banjir, Enam Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat

12 Januari 2026 - 20:28

Banjir Donggala

Banjir dan Longsor Terjang Wani, Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Darurat

12 Januari 2026 - 20:11

Banjir Donggala

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG
Trending di Daerah