Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Mei 2025

Gubernur Sulteng Bongkar Ketimpangan DBH, Kini Bappenas Turun Tangan


					Perjuangan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, (tengah). FOTO: istimewa. Perbesar

Perjuangan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, (tengah). FOTO: istimewa.

,netiz.id – Perjuangan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) yang adil bagi daerah penghasil nikel mulai membuahkan hasil. Pemerintah pusat melalui Badan Perencanaan (Bappenas) merespons positif usulan tersebut dan meminta Pemprov Sulawesi Tengah menyusun kajian resmi sebagai dasar pembahasan kebijakan DBH di tingkat nasional.

Langkah ini muncul setelah pernyataan Anwar Hafid dalam Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI dan Kemendagri di Jakarta pada Selasa (29/04/25) menjadi viral. Dalam forum itu, Gubernur Anwar melontarkan kritik keras terhadap ketimpangan DBH yang diterima Sulawesi Tengah, meski provinsi ini menjadi kontributor besar dalam industri nikel nasional.

“Alhamdulillah, tadi pagi saat talk show Ngopi, saya ditelepon oleh Pak Deputi dari Bappenas, lalu bicara langsung dengan Kepala Bappenas. Beliau menyampaikan agar kami segera menyusun kajian resmi untuk dipresentasikan bersama di Jakarta. Ini menjadi langkah awal menuju proporsi DBH yang adil bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Anwar Hafid, Kamis (01/05/25).

Menurutnya, perjuangan mendapatkan porsi DBH yang layak bukanlah hal baru. Sejak menjadi Bupati , ia telah menyuarakan pentingnya pembagian hasil yang proporsional bagi daerah penghasil.

“Kita adalah penghasil devisa negara melalui industri smelter nikel. DBH seharusnya dibagikan proporsional, baik kepada kabupaten penghasil maupun pemerintah provinsi,” tegasnya.

Anwar juga menyoroti pentingnya membedakan antara DBH dan Corporate Social Responsibility (CSR). Ia menjelaskan bahwa DBH langsung masuk ke kas dan bisa digunakan untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi masa pasca-tambang. Sebaliknya, CSR adalah kewenangan perusahaan dan tidak dapat dikontrol oleh pemerintah.

Perjuangan Anwar mendapatkan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat Sulawesi Tengah, termasuk aktivis, akademisi, dan warga umum. Diskusi di media sosial dan grup-grup WhatsApp menunjukkan semangat bersama mendukung langkah gubernur.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov tengah menyiapkan data dan prioritas yang akan dibiayai melalui DBH, termasuk program unggulan “Berani Cerdas” yang memberikan bagi pelajar berprestasi dari keluarga tidak mampu.

“Sampai hari ini, sekitar 50 ribu warga Sulawesi Tengah telah mendaftarkan diri untuk menerima beasiswa ini,” kata Anwar.

Ia berharap dukungan Bappenas dapat menjadi pintu masuk bagi perubahan kebijakan nasional yang lebih adil terhadap daerah penghasil tambang. “Kami butuh kekuatan fiskal dari DBH untuk mendukung program-program Presiden dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 229 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah