Menu

Mode Gelap

Daerah · 7 Nov 2024

Akademisi Untad Dukung Pengembangan Peternakan Rakyat di Kabupaten Donggala


					menggelar rapat koordinasi dengan menggandeng Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako. Acara yang berlangsung pada Rabu (06/11/24) di Kota Palu. FOTO: ist Perbesar

menggelar rapat koordinasi dengan menggandeng Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako. Acara yang berlangsung pada Rabu (06/11/24) di Kota Palu. FOTO: ist

PALU,netiz.id Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakwanda) semakin memperkuat komitmennya dalam membangun sektor peternakan yang lebih terarah dan terintegrasi. Dalam upaya meningkatkan ketahanan daerah, Disnakwanda menggelar rapat koordinasi dengan menggandeng Universitas Tadulako. Acara yang berlangsung pada Rabu (06/11/24) di Kota Palu ini menyoroti pentingnya antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mengembangkan peternakan berbasis Usaha Peternakan Rakyat.

Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan Untad, Dr. Rusdin, menjelaskan bahwa pengembangan peternakan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga merupakan kewajiban bersama dengan pihak akademisi. Kehadiran akademisi dalam kegiatan ini, katanya, merupakan bagian dari pengabdian kepada yang sejalan dengan Tridarma Perguruan Tinggi.

“Isu utama yang dibahas dalam rapat koordinasi ini adalah potensi besar yang dimiliki Kabupaten sebagai sentra peternakan di Sulawesi Tengah,” ujanya

Lanjutnya, Kabupaten Donggala terletak di jalur distribusi pangan menuju Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Donggala juga memiliki posisi strategis untuk mengembangkan sektor peternakan sebagai penunjang ketahanan pangan nasional, khususnya dalam penyediaan protein hewani berupa daging, telur, dan susu.

yang digagas oleh Disnakwanda Kabupaten Donggala mencakup peningkatan populasi berbagai jenis, seperti , kerbau, kambing, babi, ayam kampung, dan itik. Salah satu fokus utama adalah pengembangan sebagai sumber genetik lokal (Plasma Nutfah) yang berpotensi meningkatkan kualitas peternakan di daerah ini,” katanya

“Dengan meningkatnya populasi ternak dan keberagaman komoditas, diharapkan dapat tercipta kesejahteraan bagi peternak lokal serta berkontribusi dalam upaya pengurangan stunting,” tambahnya.

Posisi strategis Donggala, lanjutnya lagi, yang berdekatan dengan pusat distribusi pangan nasional, membuat daerah ini menjadi salah satu penyangga utama pangan, yang tentunya membutuhkan perhatian serius untuk mengoptimalkan sektor peternakan.

“Kolaborasi antara pemerintah dan universitas dianggap sangat tepat dalam menghadapi tantangan ini, serta membuka peluang bagi kemajuan peternakan yang berbasis pada potensi local,” jelasnya.

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Donggala dalam acara ini semakin mempertegas dukungan legislatif terhadap upaya peningkatan sektor peternakan. Harapannya, kerjasama antara pemerintah daerah, akademisi, dan legislatif ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan peternakan dan ketahanan pangan di Kabupaten Donggala, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat peternak. (KB)

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG
Trending di Daerah