PALU,netiz.id — Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, secara resmi melepas 230 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Stunting di 44 kelurahan di Kota Palu. Acara pelepasan ini berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Kamis (11/07/24).
Dalam sambutannya, Hadianto berharap para peserta KKN dapat membantu pemerintah kota dalam menekan angka stunting dan memajukan Kota Palu. Ia menjelaskan bahwa Kota Palu masih tergolong daerah yang bergantung pada pemerintah pusat, dengan 80% APBD berasal dari transfer pusat dan 20% dari PAD.
“Kita harusnya bisa melangkah lebih jauh, bisa menguatkan diri lebih besar dari apa yang kita lakukan hari ini,” ujar Hadianto.
Ia menuturkan, masih banyak masyarakat yang belum tersentuh informasi terkait program-program pemerintah, termasuk aplikasi Sangu Palu yang dapat membantu masyarakat. Saat ini, baru 15.000 dari 380.000 penduduk Kota Palu yang telah mengunduh aplikasi tersebut.
“Saya berharap nanti dari OPD untuk menguatkan pesan-pesan ini terkait dengan upaya KKN yang bertematik stunting ini,” tegas Hadianto.
Hadianto juga menyoroti kurang aktifnya masyarakat dalam menyampaikan informasi tentang kondisi mereka kepada pemerintah. Ia berharap para peserta KKN tematik dapat bersinergi dengan Pemkot Palu untuk mengatasi masalah tersebut dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Palu.
KKN Tematik Stunting Untad ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan stunting di Kota Palu. Mahasiswa akan melakukan berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya terkait pola asuh, sanitasi, dan gizi anak.
Selain itu, KKN Tematik Stunting ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kota Palu. Para mahasiswa akan mendorong masyarakat untuk aktif dalam menyampaikan informasi dan aspirasinya kepada pemerintah, serta terlibat dalam berbagai program pembangunan.
Pelepasan KKN Tematik Stunting Untad ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Palu untuk mewujudkan Kota Palu yang lebih maju dan sejahtera. Diharapkan dengan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, target penurunan angka stunting dan peningkatan partisipasi masyarakat dapat tercapai. (Dg)




