Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Jul 2024

Mahasiswa Untad Diminta Bantu Turunkan Angka Stunting di Kota Palu


					Pembekalan KKN tematik bersama Wakil Walikota Palu dan pihak Universitas Tadulako di Restoran Kampung Nelayan Kota Palu. //FOTO:GINDA Perbesar

Pembekalan KKN tematik bersama Wakil Walikota Palu dan pihak Universitas Tadulako di Restoran Kampung Nelayan Kota Palu. //FOTO:GINDA

PALU,netiz.idWakil Wali Kota Palu, , berharap mahasiswa (Untad) dapat membantu menurunkan angka stunting di Kota Palu melalui (KKN) tematik. Hal ini disampaikannya saat pembekalan dan penempatan KKN tematik bagi mahasiswa Untad angkatan 108, 109, dan 110 pada Selasa 0(9/07/24).

Dalam sambutannya, Reny Lamadjido mengungkapkan bahwa angka stunting di Kota Palu saat ini masih berada di 22,6%. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu bersama instansi terkait terus bersinergi untuk menurunkan angka tersebut.

“Dengan adanya KKN tematik ini, kami berharap minimal angka stunting di Kota Palu dapat 8%, atau bahkan lebih, Saya yakin adik-adik mahasiswa siap untuk membantu mencapai target tersebut.” ujar Reny sapaan akrabnya.

Reny menambahkan bahwa target nasional untuk penurunan angka stunting pada adalah 14%.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Untad, yang telah membantu kami dalam upaya menurunkan angka stunting melalui kegiatan KKN ini, Semoga para mahasiswa dapat bekerja sesuai target, bahkan lebih dari target yang diharapkan.” kata Reny.

Lanjut Wawali, Penurunan angka stunting di Kota Palu membutuhkan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Dengan adanya KKN tematik mahasiswa Untad ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya stunting.

Pada kesempatan tersebut, Reny juga secara resmi membuka kegiatan KKN di Kota Palu. Para mahasiswa Untad yang mengikuti KKN tematik tersebut menyatakan kesiapan mereka untuk membantu menurunkan angka stunting di Kota Palu.

“Kami siap membantu masyarakat dalam pencegahan stunting di Kota Palu, “Kami akan melakukan berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya kepada dan balita.” kata salah seorang mahasiswa.

Mahasiswa tersebut menambahkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, puskesmas, dan organisasi masyarakat, dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Palu.

Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses kesehatan dan gizi yang diperlukan untuk mencegah stunting. (Dg)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah