Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Mei 2024

Moh Yasin Dorong Dukungan Luas untuk Perlindungan Mangrove di Donggala


					Suasana saat Moh Yasin menjadi Narasumber pada acara Seminar Seminar Mangrove yang dihelat di Kantor Kecamatan Tanantovea, Desa Wani 2, Kabupaten Donggala, Sabtu kemarin  (11/05/24).. Photo: netiz.id Perbesar

Suasana saat Moh Yasin menjadi Narasumber pada acara Seminar Seminar Mangrove yang dihelat di Kantor Kecamatan Tanantovea, Desa Wani 2, Kabupaten Donggala, Sabtu kemarin (11/05/24).. Photo: netiz.id

DONGGALA,netiz.id — Mantan , Moh , menjadi perhatian utama pada Seminar Mangrove yang dihelat di Kantor Kecamatan Tanantovea, 2, Kabupaten Donggala, Sabtu kemarin  (11/05/24). Acara tersebut memfokuskan pada isu Ekosistem Mangrove serta pentingnya konservasi dan perlindungan mangrove di kawasan pesisir.

Dalam seminar yang dihadiri oleh sejumlah penggiat mangrove, perwakilan dari OJK, Tanantovea, Anwar, serta beberapa tokoh pemuda, Moh Yasin memberikan kontribusi penting dengan menguraikan pentingnya ini.

Menurut Yasin sapaan akrabnya, Kabupaten Donggala memegang peranan vital sebagai daerah dengan garis pantai yang sangat panjang di Sulawesi Tengah. Dengan potensi alam yang dimilikinya, perlunya perhatian serius dalam menjaga dan memelihara ekosistem mangrove menjadi suatu keharusan.

Ia menekankan bahwa konservasi mangrove bukanlah hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha dan pemuda.

Lebih lanjut, dalam diskusi seminar, Yasin juga menyuarakan perlunya yang lebih besar dalam tindakan perlindungan mangrove. Ia mendorong untuk memobilisasi sumber daya dan menggalang lintas sektor guna memperkuat upaya-upaya perlindungan ekosistem tersebut.

Para peserta seminar juga turut mengapresiasi kehadiran Moh Yasin yang memberikan wawasan mendalam tentang potensi serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan mangrove. Mereka berharap agar acara semacam ini dapat menjadi momentum bagi dan seluruh pemangku kepentingan untuk bertindak lebih proaktif dalam menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove.

Selain itu, Anwar, Camat Tanantovea, menyatakan komitmennya untuk terlibat secara aktif dalam upaya pelestarian mangrove di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove demi kesejahteraan dan keberlangsungan hidup masyarakat setempat.

“Seminar ini diharapkan dapat menjadi tonggak awal dalam meningkatkan kesadaran dan aksi konkret dalam melindungi dan memanfaatkan secara berkelanjutan potensi ekosistem mangrove untuk kepentingan lingkungan dan yang berkelanjutan di Kabupaten Donggala,” Demikian Camat Tanantovea. (KB)

Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Sekjen ATR/BPN Tekankan Pentingnya Penyelarasan Kompetensi SDM

14 Januari 2026 - 19:24

ATR BPN RI

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG
Trending di Daerah