PALU,netiz.id — Asprov PSSI Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi mensosialisasikan perubahan Statuta PSSI 2025 dalam Kongres Biasa yang berlangsung di Hotel Santika, Sabtu (29/11/25). Sosialisasi ini menjadi langkah awal PSSI Sulteng untuk menyesuaikan struktur organisasi dan pola pembinaan sesuai kebijakan baru yang ditetapkan pada Kongres PSSI di Jakarta, 4 Juni 2025.
Ketua PSSI Provinsi Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, dalam paparannya menyebut bahwa Statuta Baru 2025 membawa perubahan besar yang menempatkan daerah sebagai pusat pengembangan sepak bola nasional. Menurutnya, transformasi ini membuka peluang lebih luas bagi kabupaten/kota untuk berperan aktif dalam pembinaan atlet muda dan penyelenggaraan kompetisi berjenjang.
“Statuta 2025 memberi ruang yang lebih kuat bagi PSSI Provinsi, PSSI Kabupaten, dan PSSI Kota. Daerah kini menjadi ujung tombak pembinaan. Kami harus bergerak lebih cepat dan terukur,” ujar Hadianto.
Perubahan statuta tersebut mencakup pembaruan nomenklatur organisasi. Asprov kini disebut PSSI Provinsi, sedangkan Askab dan Askot berubah menjadi PSSI Kabupaten dan PSSI Kota. Struktur Exco di tingkat daerah juga dihapus dan dilebur dalam jabatan ketua komite untuk meningkatkan efektivitas koordinasi.
Dari sisi kompetisi, Statuta Baru 2025 menegaskan bahwa Liga 4 musim 2025 akan dimulai dari tingkat kabupaten/kota, lalu juaranya naik ke tingkat provinsi. Pemenang seri provinsi selanjutnya akan tampil di Liga 4 Piala Presiden 2026 yang akan digelar April mendatang. Model kompetisi baru ini diharapkan mampu menggairahkan ekosistem sepak bola di daerah serta memperkuat jalur pembinaan usia muda.
PSSI juga memberikan fleksibilitas bagi beberapa daerah untuk menggabungkan klub dalam satu kompetisi Liga 4 guna menjaga kontinuitas pertandingan. Selain itu, pimpinan PSSI Provinsi diberikan kewenangan menunjuk ketua PSSI Kabupaten/Kota sebagai langkah memperkuat koordinasi dan komunikasi antarwilayah.
Pada kesempatan yang sama, PSSI turut menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah resmi menjabat sebagai Dewan Kehormatan PSSI berdasarkan hasil Kongres 4 Juni 2025.
Dengan statuta baru ini, PSSI Sulteng optimistis pembinaan sepak bola daerah semakin kokoh, terstruktur, dan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang kompetitif di tingkat nasional. (KB)




