SIGI,netiz.id – Sorak riuh penonton mewarnai pembukaan turnamen Likuifaksi Mini Soccer di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (31/08/25).
Di hadapan para pemain muda, Ketua Umum Asprov PSSI Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid, yang diwakili Bendahara Umum Susik, menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar perebutan kemenangan, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi sekaligus mencetak bibit pemain profesional sejak usia dini.
“Asprov Sulteng baru saja menyelesaikan penyelenggaraan Piala Soeratin U-13, U-15, dan U-17. Ajang tersebut menjadi wadah bagi perwakilan kabupaten/kota untuk tampil di tingkat nasional,” kata Susik pada Senin (01/09/25).
Menurutnya, sepak bola harus dimaknai sebagai ikatan silaturahmi sekaligus proses pembinaan pemain sejak usia dini hingga ke jenjang profesional. Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kedamaian, serta berkontribusi menyukseskan turnamen.
Lebih lanjut, Susik menambahkan bahwa turnamen Likuifaksi Mini Soccer juga menjadi ajang penting untuk menjaring pemain muda potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Pra-PON 2027.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus mantan Bupati Sigi dua periode, Iwan Lapatta, mengapresiasi Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang selama ini konsisten memajukan sepak bola di daerah. (KB)




