SUNDERLAND,netiz.id — Arsenal harus puas pulang hanya dengan satu poin setelah ditahan imbang Sunderland 2–2 dalam laga penuh tensi di Stadium of Light, Minggu (09/11/25) dini hari WIB. The Gunners yang sempat membalikkan keadaan justru kehilangan kemenangan di menit akhir setelah Brian Brobbey mencetak gol dramatis yang mengubah jalannya cerita.
Sunderland membuka keunggulan pada menit ke-36 lewat Daniel Ballard. Berawal dari pergerakan terstruktur di sisi kanan, Ballard menemukan celah di kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat ke sisi kanan gawang David Raya. Arsenal merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal menyamakan kedudukan hingga jeda.
Kebangkitan Arsenal baru terlihat di babak kedua. Pada menit ke-54, Mikel Merino mengirim operan terukur kepada Bukayo Saka yang kemudian menyelesaikannya dengan tenang ke sudut kanan bawah. Gol tersebut menghidupkan permainan Arsenal yang mulai dominan menguasai bola dan memaksa Sunderland bertahan lebih dalam.
Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Leandro Trossard menunjukkan kualitas individunya dengan meliuk melewati beberapa pemain tuan rumah sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut kiri atas gawang tanpa bisa dijangkau Robin Roefs. Arsenal berbalik unggul 2–1 dan tampak berada di jalur kemenangan.
Namun drama besar terjadi di masa tambahan waktu. Sunderland yang tidak menyerah terus menekan pertahanan Arsenal, hingga akhirnya Brian Brobbey muncul sebagai pahlawan. Memanfaatkan umpan silang matang, Brobbey menyambar bola dengan sepakan keras ke atap gawang pada menit ke-90+4. Gol ini sempat diperiksa VAR karena dugaan pelanggaran dalam proses awal, tetapi wasit Craig Pawson mengesahkannya.
Sisa menit tambahan diwarnai upaya Arsenal mencari gol ketiga, termasuk peluang Riccardo Calafiori yang digagalkan penyelamatan gemilang Robin Roefs. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2–2.
Hasil ini menjadi pukulan bagi anak asuh Mikel Arteta yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga persaingan papan atas. (KB)




