PALU,netiz.id — Ketua Umum KONI Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq, menghadiri pembukaan PSSI Ordinary Congress 2024–2025 yang digelar di Hotel Santika, Kota Palu, Sabtu (29/11/25). Kehadiran KONI Sulteng tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya PSSI dalam memperkuat tata kelola, pembinaan, serta arah pengembangan sepak bola di daerah.
Kongres yang mempertemukan seluruh pengurus Askab dan Askot serta klub yang terafiliasi dengan asprov PSSI Sulawesi Tengah itu menjadi ruang evaluasi perjalanan sepak bola selama satu periode. Selain membahas laporan kegiatan dan perkembangan kompetisi, forum ini juga merumuskan agenda pembinaan untuk tahun 2026.
Dalam sambutannya, Fathur Razaq menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tahunan tersebut. Menurutnya, kongres merupakan momentum penting untuk menata kembali program pembinaan secara lebih terukur, terutama terkait peningkatan kualitas kompetisi, pengembangan pelatih dan wasit, serta penguatan pembinaan atlet usia dini.
“Kongres seperti ini menjadi ruang penting untuk melihat kembali apa yang sudah berjalan, sekaligus menyiapkan langkah yang lebih kuat untuk tahun berikutnya,” ujar Fathur.
Ia menilai koordinasi yang baik antara Asprov PSSI, Askab/Askot, dan KONI menjadi kunci dalam mendorong prestasi sepak bola Sulawesi Tengah ke arah yang lebih baik. Dengan sinergi yang kuat, kata Fathur, pembinaan berjenjang dari kabupaten hingga provinsi dapat berjalan lebih terarah.
Ketua Asprov PSSI Sulteng, Hadianto Rasyid, yang turut hadir, juga menekankan pentingnya penyelarasan program antarwilayah. Menurutnya, komitmen bersama merupakan fondasi dalam memperkuat kompetisi lokal dan membangun generasi pesepak bola yang lebih kompetitif.
Melalui PSSI Ordinary Congress ini, Asprov Sulteng menyiapkan arah pembinaan dan langkah strategis untuk program 2026. Dukungan KONI Sulteng diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem sepak bola daerah, sekaligus mendorong lahirnya prestasi baru dari talenta-talenta muda Sulteng. (KB/*)




