RABAT,netiz.id — Timnas Maroko harus puas berbagi poin usai ditahan imbang Mali dengan skor 1-1 pada lanjutan Grup A Piala Afrika (AFCON) yang berlangsung di Stade Prince Moulay Abdallah, Rabat, Sabtu (27/12/25) dini hari WIB.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Singa Atlas tampil dominan sejak menit awal. Tekanan beruntun yang dilancarkan tuan rumah akhirnya berbuah gol di masa tambahan waktu babak pertama. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit Abdou Mefire menunjuk titik putih akibat handball pemain Mali di dalam kotak penalti.
Mantan pemain AC Milan itu maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan terukur ke sudut kiri bawah gawang tak mampu dibendung kiper Djigui Diarra, sekaligus membawa Maroko unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Mali tampil lebih agresif dan berani keluar menekan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-63 setelah wasit kembali menghadiahkan penalti usai pelanggaran yang dikonfirmasi melalui VAR. Lassine Sinayoko sukses mengeksekusi penalti dengan menempatkan bola ke sudut kanan bawah gawang, mengecoh kiper Bono dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah skor kembali imbang, Maroko terus menggempur pertahanan Mali melalui skema bola mati dan serangan dari sisi sayap. Namun, solidnya lini belakang Mali serta penampilan impresif Djigui Diarra di bawah mistar membuat peluang-peluang tuan rumah tak berbuah gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Maroko gagal menyapu bersih Grup A, namun tetap bertahan di puncak klasemen dengan koleksi 4 poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Mali menempati posisi kedua dengan 2 poin dari dua laga, menjaga peluang lolos ke fase gugur tetap terbuka. (KB)




