PALU,netiz.id — Sejumlah kesalahan kecil kembali menjadi mimpi buruk bagi Persipal Palu. Bermain di kandang sendiri, Stadion Gawalise Palu, Senin (12/01/26), Persipal Palu harus mengakui keunggulan Persiku Kudus dengan skor telak 1–4 pada lanjutan Championship Wilayah Timur musim 2025/2026.
Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif Persipal yang belum pernah meraih kemenangan di Stadion Gawalise sepanjang musim berjalan. Hasil tersebut sekaligus membuat posisi Persipal kian terpuruk di papan bawah klasemen.
Usai pertandingan, Head Coach Persipal Palu, Andika Mulia Pramono, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah atas hasil yang belum memuaskan.
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Andika menjelaskan bahwa tim sebenarnya telah melakukan persiapan dengan cukup baik. Namun, kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi di lapangan justru berdampak besar terhadap jalannya pertandingan.
“Dalam sepak bola, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kesalahan kecil itu menjadi tanggung jawab kami bersama, baik pemain maupun tim pelatih,” ujar Andika.
Ia mengakui sejumlah materi latihan belum dapat diterapkan secara maksimal saat pertandingan berlangsung. Hal tersebut menjadi catatan penting untuk evaluasi menyeluruh jelang laga-laga berikutnya.
“Beberapa hal yang sudah kami latih belum bisa dijalankan dengan baik. Kami harus jujur melihat kekurangan dari berbagai aspek dan segera memperbaikinya,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan pemain Persipal Palu, Reksi, menegaskan bahwa seluruh pemain telah berjuang maksimal di lapangan meski hasil akhir belum berpihak kepada tim.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, namun hasilnya belum sesuai harapan. Insyaallah pada pertandingan berikutnya di Kendal, kami akan berusaha meraih tiga poin,” kata Reksi.
Terkait evaluasi tim, Coach Andika menyebut sejumlah persoalan sebenarnya sudah terlihat sejak masa persiapan awal, termasuk lemahnya antisipasi terhadap pergerakan lawan. Evaluasi terus dilakukan, termasuk kemungkinan perubahan komposisi pemain untuk menghadapi pertandingan ke depan.
Selain faktor teknis, Persipal Palu juga menghadapi kendala administratif pemain asing. Salah satu dokumen pemain belum rampung hingga batas waktu yang ditentukan, sehingga belum mendapatkan persetujuan melalui sistem PSSI.
Kekalahan dari Persiku Kudus membuat Persipal FC masih terbenam di zona degradasi dengan koleksi enam poin dari 15 pertandingan, serta mencatat sembilan kali kekalahan sepanjang musim. Sebaliknya, Persiku Kudus kian menjauh dari ancaman degradasi setelah mengoleksi total 11 poin dan kini bertengger di posisi delapan klasemen. (KB)




