Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Kamis (14/11/24), Yasin mengungkapkan bahwa pemerintah perlu merancang pembangunan dengan mempertimbangkan dampak ekologis, ekonomi, dan sosial secara seimbang demi menjaga kelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang.
“Pembangunan berkelanjutan harus menjaga keseimbangan ekologi. Misalnya, dalam pengelolaan sungai, kita tidak harus selalu menggunakan beton sebagai penghalang. Mungkin lebih baik menggunakan tanaman atau pohon yang dapat mendukung ekosistem secara alami,” ungkap Yasin.
Selain itu, Yasin juga menekankan pentingnya keberlanjutan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya alam. Ia menyatakan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan ketersediaan bagi generasi yang akan datang. “Hari ini kita mengelola sumber daya alam bukan hanya untuk kebutuhan sekarang, tetapi juga untuk memastikan generasi mendatang masih dapat memanfaatkannya,” jelasnya.
Tidak hanya itu, calon yang dikenal dengan komitmennya terhadap pembangunan daerah ini juga menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan harus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. “Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan sosial masyarakat,” tuturnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan tekad Moh Yasin untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan, dengan perhatian yang serius terhadap aspek ekologi, ekonomi, dan sosial demi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Donggala dan sekitarnya. (Dg)




