Menu

Mode Gelap

Politik · 9 Agu 2025

Rakerda Demokrat Sulteng, Sekjen Targetkan 12 Kursi DPRD Provinsi


					Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, dan jajaran pengurus Demokrat Sulteng berfoto bersama usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Sulawesi Tengah 2025 di Grand Syah Hotel Palu, Jumat (08/08/25). FOTO: istimewa Perbesar

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, dan jajaran pengurus Demokrat Sulteng berfoto bersama usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Sulawesi Tengah 2025 di Grand Syah Hotel Palu, Jumat (08/08/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menargetkan perolehan kursi Demokrat di Sulawesi Tengah meningkat dari delapan menjadi minimal 12 kursi pada pemilu mendatang. Target ini disampaikan dalam Kerja Daerah (Rakerda) Demokrat Sulteng yang digelar di Grand Syah Palu, Jumat (08/08/25).

Rakerda tersebut dihadiri pengurus DPD, ketua DPC, hingga struktur PAC, ranting, dan ranting. Turut Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, dan Gubernur Sulteng, .

“Kita mengurus 3,5 juta masyarakat Sulawesi Tengah. Pak Anwar Hafid punya pengalaman panjang, dan tidak ada keraguan sedikit pun dalam memimpin daerah ini. Demokrat memberikan dukungan penuh,” ujar Herman.

Ia menegaskan, instruksi ini sejalan dengan arahan Ketua Umum Demokrat untuk mendukung penuh pemerintahan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, terutama jika dipimpin kader Demokrat. “Para ketua DPC, DPAC, ranting, dan anak ranting harus bekerja sungguh-sungguh. Sukseskan program Gubernur dan Presiden. Jangan hanya teriak besar, buktinya nanti,” tegasnya.

Menurut Herman, Rakerda menjadi momentum menyusun program kerja yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi. Demokrat pusat siap memberikan dukungan politik sekaligus memanfaatkan jaringan menteri untuk berkolaborasi dengan Sulteng.

Selain menargetkan 12 kursi di DPRD provinsi, Demokrat Sulteng juga membidik setiap kabupaten/kota mencapai ambang batas 20 persen kursi legislatif agar dapat mengusung calon kepala daerah secara mandiri. “Kalau gubernurnya Pak Anwar dan ketua DPRD-nya Demokrat, pemerintahan ini akan solid sekali,” ujarnya.

Herman juga memaparkan bahwa AD/ART Demokrat hasil Kongres melarang pelaksanaan Musda atau Muskab hingga akhir 2025. Fokus partai pada tahun 2026–2027 adalah konsolidasi untuk mempersiapkan Pilkada dan Pemilu 2029.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, konsolidasi Demokrat tidak hanya untuk kepentingan partai, tetapi juga mendukung visi-misi . “ Demokrat di kabupaten dan provinsi harus satu visi dan memahami program pemerintah. Dengan begitu, mereka bisa berjuang maksimal membantu daerah,” ujarnya.

Anwar optimistis Sulteng dapat mengirim dua kader terbaiknya ke Senayan pada pemilu mendatang. “Target awal kita sederhana: menyejahterakan rakyat Sulawesi Tengah. Kepemimpinan ini harus dimanfaatkan untuk langkah-langkah menuju masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan makmur,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

PKS Sulteng Kembali Kirim Relawan ke Aceh, Nurhalis Nur Jalani Tugas Kemanusiaan

7 Januari 2026 - 13:49

PKS SULTENG

PAN Sulteng Doa Bersama Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan

30 Desember 2025 - 15:21

PAN SULTENG

Subhi Tarik Diri, Musda Golkar Donggala Mengerucut

22 Desember 2025 - 20:16

Subhi

Musda XI Golkar Donggala: Tiga Figur Bersaing Rebut Kursi Ketua DPD

21 Desember 2025 - 20:59

Golkar Donggala

PKS Sulteng Kirim Relawan ke Sumatera, Politik Kemanusiaan Hadir di Tengah Bencana

19 Desember 2025 - 10:33

PKS SULTENG

Rakerda PKS Banggai Laut, BKBN Dorong Kader Jadi Garda Terdepan Partai

16 Desember 2025 - 08:41

PKS SULTENG
Trending di Politik