MOROWALI,netiz.id — Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah, Muhammad Wahyuddin, menegaskan pentingnya soliditas jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS di seluruh kabupaten dan kota se-Sulteng. Hal itu ia sampaikan usai pengurus baru menandatangani ikrar pada Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar serentak akhir pekan ini.
Wahyuddin mengingatkan, tanpa kekompakan, energi pengurus hanya akan habis untuk konflik internal, sehingga menghambat upaya pemenangan partai.
“Kalau internal kita tidak akur, maka selama lima tahun ke depan hanya akan diwarnai konflik. Energi terkuras di situ, dan kita tidak bisa melakukan upaya pemenangan. Karena itu, pengurus yang baru harus menjaga soliditas,” tegasnya dalam rapat bersama DPTD Kabupaten Morowali, Sabtu (06/09/25).
Ia mengibaratkan kepengurusan partai sebagai sebuah bangunan yang kokoh jika setiap bagian menjalankan fungsinya. Mulai dari pondasi yang tersembunyi di bawah tanah, besi yang menopang, hingga jendela dan atap yang memperindah serta melindungi bangunan.
“Setiap bagian punya peran. Ada yang menopang, ada yang memperindah, ada pula yang menahan panas dan hujan. Semua itu penting demi berdirinya bangunan yang kokoh dan bermanfaat,” tambahnya.
Musda PKS di Sulawesi Tengah digelar serentak dua hari, Sabtu dan Ahad (6–7 September 2025). Tercatat tujuh DPD menggelar Musda pada hari pertama, sementara enam DPD lainnya menyusul di hari kedua.
“Alhamdulillah, semua DPD sudah melaksanakan Musda sesuai arahan DPP. Ada yang digelar tertutup, ada pula yang terbuka, menyesuaikan kondisi. Secara umum berjalan lancar, terkendali, dan sesuai harapan. Kendala hanya bersifat teknis pelaksanaan,” pungkas Wahyuddin. (KB/*)




