DONGGALA,netiz.id — Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Donggala diprediksi menjadi panggung persaingan tiga figur politik daerah yang sama-sama memiliki rekam jejak serta basis dukungan yang kuat. Musda tersebut akan digelar di Gedung Oasis, Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa, pada Senin (22/12/25), dan diperkirakan berlangsung dinamis serta menyita perhatian para kader.
Mengusung tema “Suara Rakyat, Suara Golkar; Golkar Solid Indonesia Maju; Golkar Menang, Rakyat Sejahtera”, Musda XI menjadi momentum penting bagi Partai Golkar Donggala dalam menentukan arah kepemimpinan lima tahun ke depan.
Berdasarkan data yang dihimpun media ini, tiga nama mencuat sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Donggala periode 2025–2030. Mereka adalah Anggota DPRD Kabupaten Donggala, Subhi, yang sebelumnya menjabat Ketua DPD Golkar Donggala; Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Donggala, Muhammad Irvan; serta Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan.
Muhammad Irvan menegaskan pentingnya pelaksanaan Musda yang demokratis, tertib, dan bermartabat guna melahirkan pemimpin yang mampu membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Donggala.
“Musda ini harus menghasilkan ketua yang benar-benar bekerja keras, mampu mengonsolidasikan kekuatan partai, serta membawa Golkar merebut kursi pimpinan DPRD Donggala pada Pemilu 2029,” ujar Irvan saat dikonfirmasi media ini, Minggu malam (21/12/25).
Lebih lanjut, Musda XI Golkar Donggala tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi internal partai untuk memperkuat soliditas kader serta menyusun strategi pemenangan menghadapi agenda politik ke depan. Hasil Musda ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang solid dan visioner demi kejayaan Partai Golkar serta kesejahteraan masyarakat Donggala.
Sementara itu, anggota Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Donggala, Ilham Kawaroe, mengatakan hingga saat ini baru satu kader yang telah mendaftarkan diri sebagai calon ketua, yakni Taufik M. Burhan.
“Hingga hari ini baru satu kader yang mendaftar. Namun, sesuai kesepakatan rapat, pendaftaran akan ditutup sesaat sebelum Musda berlangsung,” tutupnya. (KB)




