PALU,netiz.id – Anwar Hafid, calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut 2 dari pasangan BERANI (Bersama Anwar-Reny), menyampaikan komitmen kuatnya terhadap akses pendidikan dan kesehatan yang inklusif di wilayah Sulawesi Tengah dalam penutupan debat kandidat Pilgub Sulawesi Tengah 2024. Di hadapan para pendukung dan kandidat lainnya, Anwar menegaskan visinya dalam membangun daerah dengan prinsip keadilan sosial, memastikan setiap warga memiliki kesempatan yang setara.
Dalam pernyataannya, Anwar mengungkapkan apresiasi mendalam kepada para pesaingnya yang dinilai berperan besar dalam pembangunan daerah. Ia secara khusus menyebut sosok Rusdi Mastura sebagai tokoh yang telah banyak berjasa. Anwar juga menyampaikan harapannya untuk memperluas kesempatan pendidikan dengan program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana, yang bertujuan menjadikan pendidikan tinggi lebih terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
“Jika Allah mengizinkan kami memimpin Sulawesi Tengah, kami bertekad menjadikan pendidikan tinggi terjangkau bagi seluruh rakyat, bukan hanya bagi mereka yang mampu,” ujar Anwar dengan penuh keyakinan. Menurutnya, melalui program Satu Rumah Satu Sarjana, pasangan BERANI optimis dapat mengantar Sulawesi Tengah menuju visi jangka panjang Sulteng Emas 2045.
Selain pendidikan, pasangan BERANI juga mengusung solusi kesehatan universal melalui inisiatif KTP Sakti, yang akan memberikan akses layanan kesehatan bagi warga yang tidak memiliki jaminan kesehatan di mana saja di Indonesia. “Kami ingin memastikan setiap warga Sulawesi Tengah yang tidak memiliki jaminan kesehatan bisa mendapatkan layanan medis yang memadai. KTP Sakti adalah langkah kami untuk mencapai hal tersebut,” kata Anwar dalam debat tersebut, menekankan pentingnya kesehatan sebagai hak dasar yang harus terpenuhi. (*)
Tidak hanya berhenti pada pendidikan dan kesehatan, pasangan BERANI juga memperhatikan pengembangan infrastruktur. Dengan program *Berani Lancar*, mereka menargetkan pembangunan seribu kilometer jalan desa sebagai upaya memperkuat akses antarwilayah dan mengatasi ketimpangan infrastruktur, terutama di wilayah terpencil.
Anwar Hafid juga menyoroti perlunya menjaga kerukunan dalam keberagaman agama dan adat. Ia berjanji menjadikan nilai religius serta kearifan lokal sebagai landasan pemerintahannya. “Kami yakin dengan berlandaskan pada nilai-nilai luhur, Sulawesi Tengah dapat menjadi contoh bagi pilkada yang damai dan harmonis,” ujarnya penuh optimisme.
Menutup orasinya, Anwar mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk mendukung visi BERANI dalam mewujudkan perubahan positif bagi daerahnya. “Mari kita bersama-sama menciptakan pilkada yang bahagia. Jangan lupa, coblos nomor 2, demi Sulawesi Tengah yang lebih adil dan merata!” seru Anwar.




