TOLITOLI,netiz.id — Wakil Ketua MPR RI A.M. Akbar Supratman menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat Sulawesi Tengah dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana. Setelah sebelumnya menempuh perjalanan laut selama 48 jam dari Surabaya ke Donggala menggunakan Kapal Dharma Kencana untuk memantau arus mudik, Akbar bergerak cepat mengunjungi Kabupaten Parigi Moutong dan Tolitoli.
Tiba di Tolitoli, Kamis (20/03/25), Akbar disambut oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan dan Kapolres Tolitoli AKBP Wayan. Agenda kunjungan dimulai sejak pukul 09.30 WITA, diawali dengan meninjau Kelurahan Lelean Nono, kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Tambun.
Tak hanya itu, Akbar juga menyempatkan diri mengunjungi Lapas Kelas IIB Tolitoli. Di sana, ia berdialog langsung dengan Kepala Lapas untuk mendengar aspirasi serta permasalahan yang dihadapi lembaga pemasyarakatan tersebut.
Sorotan utama kunjungan Akbar berada di Tolitoli Plaza, pusat perekonomian lokal yang kini kondisinya sangat memprihatinkan. Akbar mengaku terakhir kali mengunjungi plaza ini pada tahun 2005, dan prihatin melihat kondisi saat ini. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung revitalisasi Tolitoli Plaza, namun dengan catatan persoalan kontrak Hak Guna Usaha (HGU) terlebih dahulu diselesaikan oleh pemerintah daerah.
“Kita tidak bisa membiarkan pusat ekonomi masyarakat terbengkalai seperti ini. Jika masalah kontrak HGU bisa diselesaikan, saya akan bersama Pemda dan pihak terkait untuk merevitalisasi Tolitoli Plaza agar kembali menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat,” tegas Akbar disela-sela kunjungan.
Mengakhiri rangkaian agenda di Tolitoli, Akbar melaksanakan Salat Zuhur berjamaah di Masjid Agung Kabupaten Tolitoli. Kehadiran Akbar di tengah masyarakat tidak hanya menunjukkan komitmennya dalam membenahi sektor ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga memperlihatkan kedekatannya dengan masyarakat dan nilai-nilai keagamaan.
Kunjungan ini mempertegas sikap Akbar Supratman sebagai sosok pemimpin yang tak hanya hadir untuk mendengar, tetapi juga turun langsung dan bertindak nyata demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. (KB/*)




