PALU,netiz.id — Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid melakukan peninjauan saluran air di wilayah Jalan Jamur hingga Jalan Labu kecamatan Palu Barat pada Selasa (02/07/24) Dalam kunjungannya, yang didampingi oleh sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Wali Kota Hadianto mengecek kondisi saluran air yang sering menjadi penyebab banjir saat hujan deras.
Selama tinjauan tersebut, Wali Kota Hadianto menemukan beberapa bangunan yang tidak mematuhi aturan yang berlaku, sehingga menyebabkan penyempitan alur air dan berkontribusi pada masalah banjir di kawasan tersebut.
“Beberapa bangunan yang tidak sesuai aturan ini mengakibatkan penyempitan alur air. Hal ini adalah salah satu penyebab banjir di wilayah ini,” ujar Wali Kota Hadianto.
Untuk mengatasi masalah ini, Wali Kota Hadianto menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Palu untuk segera melakukan tindakan dan pembenahan pada tahun ini. Namun, sebelum melakukan penindakan, pihaknya akan mengadakan musyawarah dengan masyarakat setempat untuk mencari solusi terbaik.
“Kita akan melakukan pembenahan, tapi kita akan musyawarahkan dulu dengan masyarakat. Kita cari solusi terbaiknya,” kata Wali Kota Hadianto.
Selain itu, dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Hadianto juga menemukan sejumlah warga yang masih membuang sampah sembarangan di aliran sungai. Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Hadianto meminta agar KTP mereka diambil dan diserahkan di kantor Satpol PP Kota Palu.
“Tolong nanti suaminya ambil KTP-nya di kantor Satpol PP Kota Palu,” ucap Wali Kota Hadianto kepada salah seorang warga yang KTP-nya diamankan.
Orang nomor satu di Kota Palu itu juga mengimbau kepada camat, lurah, dan OPD lainnya untuk meningkatkan kerjasama dalam pengelolaan kota agar tidak ada pihak yang saling menyalahkan.
“Jangan sampai saling menyalahkan,” tegas Wali Kota Hadianto.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Wali Kota Palu untuk mengatasi masalah banjir yang sering melanda Kota Palu. Diharapkan, langkah-langkah yang diambil setelah peninjauan ini dapat membawa solusi yang efektif untuk mengatasi masalah banjir di kota tersebut. (TIM)




